BANDUNG (Pos Sore) — Sebanyak 21.000 warga desa di 9 kecamatan di kabupaten Bandung Barat mendapatkan 7000 lampu solar LED dari Energizer Indonesia. Bantuan CSR bertajuk ‘Solar Light Power Distribution’ ini diberikan dengan menggandeng lembaga non profit Internasional One Million Light (OML).
Hallaj A Duriasa, Plant HR Manager, mengatakan, bantuan kepada masyarakat rural ini karena masih banyak daerah yang terisolir listrik yang masyarakatnya belum terhubung dan menikmati aliran listrik. Utamanya, di daerah-daerah pinggiran dan terpencil yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti infrastruktur, daerah yang sulit diakses, dan lain-lain.
“Misi utama memberikan bantuan ini untuk memberikan edukasi lampu solar LED ini sebagai energi alternatif yang aman bagi kesehatan dan murah karena mengandalkan cahaya matahari,” kata di Desa Cililin, Bandung Barat, saat menyerahkan 500 lampu solar LED secara simbolis kepada Camat Cililin, A Zaeni Dahlan.
Dia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan penerangan, terutama di malam hari, masyarakat terpaksa mengandalkan energi alternati seperti lampu solar (lampu baterai) atau lampu petromax (lampu minyak). Menggunakan lampu baterai memang terlihat lebih terang, aman dan sehat dibandingkan dengan lampu minyak.
“Namun, karena life circle-nya terbatas, lampu baterai membutuhkan biaya yang cukup mahal untuk membeli energi baterai bila sudah habis masa pakainya. Ini menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah,” tandasnya.
Sedangkan menggunakan lampu minyak, sering sulit didapat, mahal, dan berbahaya bagi kesehatan. Menurut informasi United Nations Development Program (UNDP), lampu minyak bertanggung jawab terhadap sekitar 1,5 juta kasus meninggal dunia karena terbakar dan penyakit pernapasan. Sebanyak 62 persen di antaranya, anak-anak.
Data WHO Report 2002 juga menyebutkan, dalam setiap lampu minyak mengeluarkan lebih dari 100 kg emisi karbon setiap tahunnya yang menambaj menjadi 190 juta ton emisi karbon secara global per tahun.
“Melihat efek berbahaya tersebut, kepedulian Energizer Indonesia dalam memberikan bantuan berupa lampu aman dan sehat ini secara tidak langsung juga turut mengurangi resiko yang mungkin akan dialami oleh masyarakat rural akibat pemakaian lampu minyak sekaligus melestarikan lingkungan dari bahaya emisi karbon,” tambah Sierra Fan, perwakilan OML.
Adapun 9 desa yang memperoleh bantuan itu, yakni Cikalong Wetan, Rongga, Sindangkerta, Saguling, Gunung Halu, Cipongkor, Cipendeuy, Cililin, dan Cipatat. Kabupaten Bandung ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Energizer Night Race pada Juli tahun lalu.
Di Indonesia sendiri, Energizer Indonesia pertama kali menjalankan program ini dengan memberikan bantuan sekitar 1200 lampu solar LED kepada masyarakat di 6 desa di wilayah Tambun, Bekasi. (tety)

