JAKARTA (Pos Sore) – Di hari ke-11 operasi SAR atas kecelakaan pesawat Airasia QZ -8501, tim SAR gabungang berhasil menemukan ekor pesawat. Pencarian yang ‘melegakan’ ini menggunakan teknologi deteksi bawah air.
“Hari ini Tim berhasil menemukan objek yang selama ini di gonjang – ganjingkan yaitu bagian ekor pesawat,” kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya, FH Bambang Soelistyo, di Jakarta, Rabu (8/1).
Dari hasil penggunaan sidescan sonar dan multibeam echosounder dideteksi terdapat bagian pesawat yang memiliki intial ‘A dan X’ yang sesuai dengan body pesawat Airasia yang naas itu. Dari hasil tersebut dilakukan penyelaman dan diambil gambar dan dikonfirm bahwa hasil foto tersebut adalah bagian dari ekor pesawat,
”Bagian ekor ditemukan pada area sektor prioritas tambahan 2 pada pukul 10.30 taggal 7 Januari 2015. Sebelumnya ramai dibicarakan bahwa bagian ekor pesawat ditemukan pada sektor prioritas 1. Hingga saat ini penemuan korban bertambah 1 jenazah lagi sehingga total secara keseluruhan Tim telah menemukan 40 jenazah,” paparnya.
Keberhasilan ini berkat hasil dari perhitungan dan penentuan langkah – langkah yang sesuai dengan tugas Basarnas untuk mencari dan mengevakuasi korban sebanyak – banyaknya. Kesulitan terbesar adalah mencari korban atau serpihan yang telah terbawa arus, sehingga sedari awal operasi untuk mencegah terbawanya arus, maka kami memetakan daerah pencarian menjadi beberapa sektor pencarian.
Pada Rabu (7/1) pencarian difokuskan untuk mencari objek atau benda yang berada di bawah air dengan menggunakan sistem bukan hanya mata telanjang. Menggunakan kapal Geo Survey, Baruna Jaya, dan kapal – kapal bantuan dari negara asing yang tetap dikerahkan hingga malam hari kemarin. Juga tetap dilakukan penyelaman apabila dimungkinkan masih ada korban yang dapat diketemukan. KNKT dan team menggunakan kapal Baruna Jaya BPPT yang memiliki teknologi Pinger Locater Beacon untuk mencari lokasi Black Box.
“Kesimpulan saya, hari ini kami sukses mendapatkan bagian pesawat yang menjadi sasaran pokok pencarian sejak kemarin, oleh karena itu bagian ekor telah ditemukan dan confirm,” tandasnya. (tety)
