JAKARTA (Pos Sore) –Dengan semangat ‘Co Creation For Nation’Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU menggelar Forum Jejaring Mitra (FJM). Forum ini guna merekatkan hubungan kemitraan yang telah dibangun serta memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para mitra atas kepercayaan dan kerjasamanya selama ini.
“Sebagai Lembaga Kemanusiaan Nasional, PKPU giat mendorong semua elemen masyarakat untuk bersinergi dan berpadu satu dalam membantu menyelesaikan permasalahan kemanusiaan,” kata General Manager Pendayagunaan PKPU, Erwin Setiawan, di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Jakarta Selatan, Kamis (25/12).
Dikatakan, forum jejaring mitra yang baru dilaksanakan akhir tahun ini untuk memperkuat komitmen para mitra. Sekaligus mengajak sebanyak-banyaknya elemen masyarakat untuk berbuat kebajikan bersama PKPU.
Dengan forum ini bisa melahirkan program-program kemanusiaan yang berkualitas untuk memandirikan masyarakat terutama para dhuafa sebagai penerima manfaat program PKPU.
“Sinergisitas antar elemen masyarakat mutlak diperlukan guna mengatasi permasalahan kemanusiaan mulai dari upaya peningkatan kesejahteraan hingga masalah penanggulangan bencana. Sedikitnya ada 60 dari 90 mitra PKPU yang diundang dalam FJM ini, baik mitra professional, perseorangan, LSM hingga sekolah,” tambahnya.
Masing-masing mitra membentuk focus group discussion berdasarkan klasifikasi divisi kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, rescue, Child Protection dan Mulia Inisiatif.
Kelompok diskusi ini akan membahas bagaimana tantangan, kerjasama kedepan, lalu diakhiri dengan penandatanganan Mou dan pengukuhan mitra sebagai Duta PKPU.
PKPU, katanya, hendak mengajak para mitra untuk kembali bersinergi dan bekerjasama khususnya di tahun 2015 dalam mengatasi permasalahan kemanusiaan yang begitu kompleks.
“Yang pastinya membutuhkan partisipasi semua elemen masyarakat agar efek yang ditimbulkan dapat lebih besar dan lebih banyak memberi manfaat bagi segenap lapisan masyarakat,” tandasnya.
Ke depan, seiring bertambahnya program, maka target penerima manfaat pun ditingkatkan. Jika pada 2014 ada sekitar 670 ribu penerima manfaat, maka pada 2015 targetnya menjadi 820 ribu penerima manfaat, tentunya dengan sebaran wilayah yang diperluas. (tety)

