3.6 C
New York
21/04/2026
AktualEkonomi

Fitra: Anggaran Reses DPR Mubazir

JAKARTA, (Pos Sore)— Direktur Fitra, Uchok Sky Kadafie menilai bahwa biaya reses anggota DPR RI 2014-2019 mencapia Rp1, 7 miliar perorang setahun dan jumlah itu cukup besar.

“Ini sama saja dengan menghambur-hamburkan uang negara. Padahal, sebagian besar rakyat sedang susah akibat kebijakan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi,” kata Ucok, Senin (8/12)

Menurut Ucok, anggaran sebesar itu mubazir karena tujuan dan fungsi reses itu sudah mandul. Kami tahu kegiatan reses membosankan konstituen dan dewan tidak bisa membawa aspirasi rakyat ke tingkat nasional. Terus bagimana aspirasi rakyat mau perjuangkan?

Dijelaskan, antara anggota dewan sendiri atau antarfraksi dan partai serta kelompok kerjanya hanya mempertontonkan perkelahian yang tidak subtansif dengan masalah rakyat.

“Mending dibuat ring tinju saja di DPR agar pertarungan berantem antaranggota dewan ini tidak liar, dapat ditonton oleh seluruh rakyat, dan pemerintah Jokowi juga puas adu dombanya,” ujar pria ini.

Berdasarkan data yang dimiliki FITRA, kata Ucok, alokasi anggaran reses tahun ini Rp. 994.904.572.000.

“Jadi dari tahun 2013 ke 2014, ada kenaikan anggaran reses Rp.316.471.267.000. Kenaikan alokasi anggaran dari tahun 2013 ke 2014 ini dipandang cukup tinggi dan mahal karena meningkat 44 persen atau sebesar Rp 316.4 miliar. Sementara kenaikan alokasi anggaran reses tahun 2012 ke 2013 yang hanya Rp 138,9 miliar.”

Bila disimulasikan, alokasi anggaran reses yakni Rp 994,9 miliar dibagi sebanyak 560 orang anggota dewan, maka setiap orang akan menerima sebanyak Rp 1,7 miliar per tahun. Lalu, setiap tahun ada 11 reses atau berkunjung ke dapil masing-masing. Maka itu tiap anggota dewan akan membawa uang kegiatan reses Rp 161.510.158 juta pergiatan.(akhir)

Leave a Comment