5.7 C
New York
26/04/2026
Aktual

RAPP Terapkan Tanaman Mozaik pada HTI

JAKARTA (Pos Sore) —  PT Riau Pulp Andalan Pulp and Paper (RAPP) membangun Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan konsep lestari.

Presdir RAPP Kusnan Rahmin mengatakan penanaman yang dilakukan mempertimbangkan pengelolaan hutan tanaman yang yang pro-lingkungan, dengan menerapkan konsep penanaman mosaik (Mosaic plantation concept atau MPC).

Dengan konsep tersebut, kata dia, HTI dikelola dengan melakukan perencanaan spasial, penghutanan kembali, pengelolaan lingkungan, dan pemetaan yang melindungi hutan dengan nilai konservasi tinggi (High Conservation Value atau HCV).

“RAPP telah melakukan kajian HCV sejak 2005.”

“RAPP telah melakukan kajian HCV sejak 2005. Kajian HCV telah dilakukan lebih dari 35 kajian,” ujar Kusnan, kemarin.

RAPP sendiri telah menjadi anggota HCV Network Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk melakukan perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi.

Kusnan juga menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk pengelolaan hutan secara lestari (Sustainable Forest Management/SFM) yang menyeimbangkan fungsi hutan untuk memenuhi aspek sosial, ekologi dan produksi.

Teknologi Ekohidro

Untuk mendukung tujuan ini, kata dia, salah satu upaya yang dilakukan perusahaan adalah dengan menerapkan teknologi tata kelola air (eko-hidro) dalam pengelolaan HTI di areal konsesinya.

“Salah satu upaya yang dilakukan perusahaan adalah dengan menerapkan teknologi tata kelola air (eko-hidro) dalam pengelolaan HTI.”

 

Teknologi tata kelola air ini mengatur tingkat ketinggian air berdasarkan kontur tanah yang akan bermanfaat untuk pengaturan air pada musim kemarau atau musim hujan sehingga tidak akan berdampak pada target penanaman yang telah ditetapkan perusahaan.

Ia menambahkan, RAPP telah mengantongi sertifikat SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) dan PHPL (Pengelolaan Hutan Produksi Lestari) bagi hutan tanaman yang dikelolanya sejak 2010.

Dengan dimilikinya sertifikat ini, telah membuktikan bahwa kayu yang diolah di pabrik RAPP bersumber dari hutan tanaman yg dikelola secara legal dan lestari,” imbuhnya.

Soal komitmen pro lingkungan, RAPP yang merupakan Grup APRIL bahkan sudah meningkatkan kebijakan pengelolaan hutan lestarinya (SFM Policy) awal tahun ini.

Berdasarkan kebijakan itu, Grup APRIL akan mendukung pengelolaan hutan konservasi seluas areal tanamannya. Saat ini areal konservasi yang dijaga oleh APRIL Grup mencapai 250.000 hektar.(fent)

Leave a Comment