11.3 C
New York
04/05/2026
Aktual

Menkes Resmikan Tempat Pengasuhan Anak ‘SERAMA’

JAKARTA (Pos Sore) — Menterti Kesehatan, Prof Nila F Moeloek, meresmikan Taman Pengasuhan Anak ‘SERAMA’ di halaman Kantor Kemeterian Kesehatan. Gunanya para orangtua yang berada di lingkungan Kemenkes dapat mengasuh anak secara berkualitas dan tetap bisa bekerja.

“Setahun lalu tempat ini adalah poliklinik yang pernah jadi tempat pemeriksaan. Sekarang jadi tempat pengasuhan anak. Anak-anak memerlukan sentuhan dari orangtua yang bertanggung jawab untuk menjadikan mereka anak-anak berkualitas,” kata menkes, di Jakarta, Jumat (21/11).

Menkes menegaskan pentingnya menjaga tumbuh kembang anak pada masa 1000 hari dan selama 270 hari dalam kandungan. Mengapa, karena 80% proses terbentuknya otak saat anak masih dalam kandungan. Sisanya yang 20% terbentuk hingga anak berusia 2 tahun.

IMG-20141121-07580

Karenanya, agar pertumbuhan anak optimal orangtua masih memiliki kesempatan untuk melakukan intervensi. Misalnya dengan pemberian ASI Eksklusif, makanan bergizi seimbang, dan makanan pendamping ASI yang baik.

“Saat ini 2 dari 5 anak yang dilahirkan mengalami stunting atau bertubuh pendek. Kasusnya mencapai angka 30 persen. Karenanya, berbagai pihak harus ikut terlibat mengantisipasi hal ini,” katanya.

Kata Prof Nila, anak-anak membutuhkan gizi seimbang dan pemberian ASI eksklusif agar tumbuh kembang anak menjadi maksimal. Meskipun ibunya sibuk bekerja di lingkungan Kantor Kemenkes, setidaknya anak-anak mereka dapat dititipkan di ruang pengasuhan itu agar anak tumbuh sehat dan cerdas.

“Tentu pesan saya agar anak-anak tidak diberikan kuantitas tapi kualitas. ASI tetap diberikan dengan sempurna dan asuhan ini sangat diperlukan. Ibu yang bekerja tidak punya waktu bisa kasih ASI di tempat ini,” imbuhnya.

IMG-20141121-07585

Ruang tersebut dilengkapi ruang laktasi, taman bermain, ranjang tidur balita, dan masih banyak fasilitas pendukung lainnya.

“Semoga anak-anak dari jajaran Kemenkes jadi lebih baik dari ayah dan ibu sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup keluarga,” katanya.

Ia sependapat jika tempat penitipan anak berubah nama menjadi tempat pengasuhan anak. Anak bukanlah barang yang bisa dititip-titipkan. Kalau penitipan sekedar dititipkan tanpa ada pengasuhan. Sementara pengasuhan memiliki makna menyeluruh. (tety)

Leave a Comment