06/05/2026
Aktual

Politeknik Negeri Media Kreatif Terus Memasok Generasi Kreatif

JAKARTA (Pos Sore) — Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia), Sarmada, S.Sos, M.Si menilai Indonesia dengan keanekaragaman budaya perlu digarap serius. Potensi besar ini harus menjadi subjek era ekonomi kreatif.

“Sebagai laboratorium budaya terbesar di dunia, sudah sepantasnya industri kreatif di Indonesia dikembangkan dengan berbasis budaya. Industri kreatif akan tumbuh terus mengingat sumberdaya utamanya pola pikir kreatif dan keterampilan kreatif Anda,” kata Sarmada.

Ia menegaskan hal itu Wisuda IV bertajuk ‘Transformasi Budaya Nusantara dalam Industri Kreatif’, di Pendopo Sasana Langgeng Utomo, Taman Mini Indonesia Indah, Senin (27/10).

Tahun ini Polimedia mewisuda 299 mahasiswa, terdiri 78 dari prodi Desain Grafis, 51 dari prodi Periklanan, 33 dari prodi Multimedia, 26 dari prodi Animasi, 21 dari prodi Penerbitan, 18 dari prodi Fotografi, 60 dari prodi Teknik Grafika, dan 12 dari prodi Teknik Kemasan.

“Sebagai orang yang telah mengenyam pendidikan di dunia industri kreatif, percayalah ekonomi kreatif bakal menghidupi Anda dan menjadi kekuatan baru Indonesia pada masa mendatang,” tandasnya.

Menurutnya, gelombang industri kreatif yang menjadi bagian dari ekonomi kreatif terus menggeliat sejak 10 tahun terakhir. Fase industri teknologi informasi sudah mencapai titik kulminasi. Tren perekonomian dunia akan bergeser ke era ekonomi kreatif.

Polimedia sendiri terus berupaya meningkatkan layanan dan kualitas proses pembelajaran yang berorientasi kompetensi produksi dan kewirausahaan di bidang industri kreatif. Caranya, melalui sistem orientasi industri pada setiap semester genap.

“Sejak 6 tahun lalu, Polimedia berdasarkan instruksi presiden memang diharapkan dapat mempercepat pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Kita diharapkan dapat memasok tenaga-tenaga kreatif,” ujarnya. (tety)

Leave a Comment