03/05/2026
Aktual

Metode EVAR Lengkapi Vascular Center RS Premier Bintaro

JAKARTA (Pos Sore) — Rokok dan pola makan yang tidak sehat, menjadi penyebab utama gangguan atau penyakit pembuluh darah. Tidak hanya jantung dan otak, gangguan pembuluh darah juga bisa terjadi pada pembuluh nadi perifer di tangan, tungkai kaki dan aorta perut.

“Jika dibiarkan dampaknya sangat berbahaya bahkan berujung pada kematian,” kata dr. Alexander Jayadi Utama, ahli bedah konsultan vascular dan endovascular RS Premier Bintaro, pada acara Media Gathering, kemarin, di RS Premier Bintaro.

Dikatakan, setiap tahun di Asia terjadi lebih dari 17.000 kasus penyakit pembuluh darah. Kebanyakan penderita tidak mengetahui jika telah terjadi gangguan pembuluh darah pada dirinya.

“Hal ini disebabkan tidak tampaknya gejala yang signifikan pada penderita. Deteksi dini bisa saja dilakukan jika seseorang mendapati gejala adanya benjolan pada perut dan susah buang air besar. Deteksi dini sangat penting, agar penanganan dapat segera dilakukan,” tandasnya.

Menurut Alex, penanganan pembengkakan pembuluh darah dapat diobati dengan cara pembedahan terbuka (operasi) dan EVAR (Endovascular Aneurisma Repair), yakni penanganan pembengkakan pada pembuluh darah dengan memasang graft melalui catheter.

“Metode EVAR tidak menimbulkan resiko besar bagi penderita dibandingkan dengan cara pembedahan terbuka,” ujar Alex dalam temu media yang membahas ‘Penanganan Terkini Aneurisma Aorta Abdominal dengan Prosedur EVAR’.

Sejak akhir Mei 2013, RS Premier Bintaro telah menghadirkan layanan Vascular Center. Dengan peralatan yang disiapkan secara terpadu, mulai dari USG Doppler, cathlab, CT Angio, MRI, MRA hingga skin laser, Vascular Center RS Premier Bintaro mampu mengatasi penyakit pembuluh darah secara terpadu dan komprehensif.(tety)

Leave a Comment