30/04/2026
hukum

Kasus Penyiraman Air Keras, DPR Kawal dan Puji Keseriusan Polda Metro Jaya

Ketua Komisi III DPR Habiburrokhman apresiasi kerja kepolisian dan akan kawal proses penegakan hukum kasus penyiraman air keras ke  aktivis//Foto: Istimewa

POSSORE.ID, Jakarta– Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri, khususnya Polda Metro Jaya, atas kinerja profesional dalam mengusut kasus yang menimpa aktivis KontraS.

Langkah cepat dalam mengungkap wajah dan inisial terduga pelaku menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani perkara ini.

Komisi III DPR RI, sebagaimana disampaikan Ketua Komisi III Habiburrohman, mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan, dengan catatan seluruh administrasi dan prosedur harus dilakukan secara rapi dan sempurna.

Hal ini penting agar tidak ada celah bagi pelaku untuk melakukan perlawanan hukum di kemudian hari.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Rabu (18/3/2026) mengungkapkan, tersangka penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus kemungkinan lebih dari empat orang.

“Dari hasil penyelidikan, tak menutup kemungkinan pelaku lebih dari empat orang,” ujar Kombes Pol Iman Imanuddin.

Versi polisi, Polda Metro telah mengidentifikasi dua dari empat orang berdasarkan hasil analisis data kepolisian. Kedua orang terduga pelaku, BHC dan MAK disebut sebagai eksekutor penyiraman air keras. Keduanya masih dalam pengejaran.

Kendati demikian, Iman mengatakan, penyidik masih terus mengumpulkan dan menganalisis berbagai bukti, termasuk bukti ilmiah (scientific crime investigation) untuk mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.

Konferensi pers yang digelar Polda Metro Jaya hampir bersamaan dengan pernyataan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Markas Besar (Mabes) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Yusri Nuryanto yang juga disampaikan dalam sebuah konferensi pers.

Mayjen Yusri Nuryanto mengatakan tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.(lia)

Leave a Comment