05/05/2026
Aktual

Lulusan Universitas Krisdwipayana ‘Sehat Fisik-Sehat Rohani’

JAKARTA (Pos Sore) — Rektor Universitas Krisdwipayana, Dr. H. Abdul Rivai, SE, MSi, menandaskan, pihaknya tak ingin menghasilkan lulusan yang hanya mengerti ilmu pengetahuan yang didapatnya di bangku kuliah. Para mahasiswanya juga harus menguasai pendidikan karakter bangsa sehingga mampu bersaing dalam dunia kerja. Itu sebabnya, dalam 4 tahun terakhir ini dikembangkan program Hari Sehat Mahasiswa yang dicanangkan setiap Jumat selama satu tahun bagi mahasiswa baru.

“Dalam program Hari Sehat Mahasiswa ini diisi dengan PBB, olahraga, diskusi, tetapi di luar jam kuliah. Dilakukan di taman atau di luar kelas. Diskusinya macam-macam, berbagai persoalan. Soal agama, sosial, politik. Jadi dari program ini diharapkan dihasilkan mahasiswa yang sehat fisik, sehat rohani juga,” katanya.

Ia mengatakan hal itu di sela Wisuda Sarjana ke-51 dan Pascasarjana ke-15 Universitas Krisnadwipayana, di Jakarta Convention Center, Senin (8/9). Ada 1.087 wisudawan dari empat fakultas dan keempat program Pascasarjana di lingkunan Unikris, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Teknik, Magister Managemen, Magister Ilmu Hukum, Magister Ilmu Administrasi dan Magister Teknik.

Ia melanjutkan, selama 4 tahun itu, hasilnya cukup positif. Mahasiswanya memiliki rasa kekeluargaan tinggi, karakter bangsa juga terbentuk. Empat pilar bangsa yaitu UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia juga semakin dikuasai dan dihayati yang terbukti dari perilaku para mahasiswanya yang berkarakter positif.

Menurutnya, daya saing adalah salah satu tantangan yang sedang dan akan dihadapi SDM Indonesia. Dengan adanya persaingan di tingkat regional seperti AFTA dan Asean Economic Community memaksa kita untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan tuntutan zaman.

“Karenanya, para alumni selalu meningkatkan terus kemampuan ilmu pengetahuan maupun wawasannya, melakukan inovasi dan kreativitas, agar tidak hanya mampu berkarya di negeri sendiri, namun juga mampu bersaing di tingkat internasional,” katanya.

Dikatakan, melalui kegiatan wisuda tahun ini, membuktikan eksistensi Unkris pada usia ke-62 tahun masih tetap diakui oleh masyarakat sebagai tempat untuk menimba ilmu sekalius membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dari tahun ke tahun lulusan Universitas Krisdwipayanan selalu bertambah. Terlebih kami sudah mengabdi di bidang pendidikan tinggi selalu kurang lebih 62 tahun,” tambah Ketua Dewan Pembina Yayasan Unkris, Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun, Sh, MH.

Ia berharap, para alumni dapat turut menyumbangkan tenaga maupun pemikirannya untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Selain itu, turut memeceahkan persoalan yang dihadapi bangsa ini.

“Sebagai Dewan Pembina, saya selalu berharap pemangku Kepentingan Universitas Krisdwipayanan menunjukkan kepeduliannya untuk terus melakukan pembaharuan tatan dan pengelolaan proses pembelajaran di kampus ini,” tambahnya. (tety)

Leave a Comment