03/02/2026
Hukum dan Kriminal

Buntut Kerusuhan Kalibata, Polisi Selidiki Massa Pengeroyok Matel Hingga Tewas

Penampakan kerusuhan di sekitar Kalibata Kamis malam (11/12), buntut tewasnya mata elang yang dikeroyok massa.//Foto: Istimewa

POSSORE.ID, Jakarta — Pengeroyokan maut terhadap dua mata elang (matel) atau debt collector NAT dan MET sampai tewas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

“Sejumlah massa yang terafiliasi memukuli dua mata elang saat ini masih terus diselidiki,” demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, Jumat (1212-25)

Insiden berdarah tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga memicu kerusuhan dan pembakaran sejumlah fasilitas warga. Selain untuk mengungkap pelaku, polisi juga berusaha mencari tahu motif di balik peristiwa tragis tersebut

“Ini masih didalami karena saksi masih terbatas, info awalnya seperti itu. Masih di lidik oleh Dit Reskrimum PMJ dan Polrestro Jaksel kami mohon waktu ya,” jelasnya.

Ia menerangkan, terkait kasus pengeroyokan ini terjadi saat kedua mata elang hendak menghentikan pemotor. Namun, malah dikeroyok oleh massa lain yang melihat aksi kedua mata elang tersebut.

Kejadian itu berbuntut panjang membuat suasana sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan mendadak mencekam setelah beberapa orang mengamuk membabi buta hingga membakar warung di area tersebut, Kamis (11/12/25) malam.

Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, menyebut bahwa kelompok korban melakukan pembakaran di lokasi kejadian. Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya kemudian mengatasi kerusuhan yang terjadi.

“Tiba-tiba kelompok, mungkin dari kelompok mereka yang datang menyerang, membabi buta, merusak warung yang ada di sini,” ungkapnya. (lia)

Leave a Comment