19/04/2026
Aktual

Disindir sebagai “Si Paling..” Ferri Irwandi Tertawa: Berkat Kolaborasi Semua Pihak

Ferri dan rombongan saat tiba di Kabupaten Langkat Sumut, sebelum ke Aceh Tamiang.//Foto: Istimewa

POSSORE.ID, Jakarta – Banyak yang kesel, atau terheran -heran, melihat atau mendengar seorang wakil rakyat di Senayan mengeluarkan sindiran, bahkan statemen yang merendahkan seorang anggota masyarakat, relawan yang berhasil menggalang dana dan mendonasikannya ke korban banjir bandang di Aceh, Sumut, Sumbar.

Bukannya memuji atau memberi semangat, tapi terkesan wakil rakyat terebut seolah tersinggung.

Wakil rakyat tersebut,Endipat Wijaya,kendati tidak menyebut nama, tapi masyarakat dapat menebak siapa yang dia tuju atau maksudkan, yang tak lain — diterjemahkan masyarakat — adalah Ferri Irwandi, seorang kreator konten yang dalam waktu singkat berhasil menggalang dana Rp 10 miliar guna didonasikan langsung ke korban bencana.

Sindiran tersebut dilontarkan Endipat saat rapat kerja Komisi I DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Anggota Komisi I dari Fraksi Gerindra itu menyindir donasi yang dikumpulkan oleh “orang yang dia maksud tersebut” senilai Rp 10 miliar dengan sebutan “sok paling Aceh” atau “si paling kerja”.

Endipat membandingkan donasi Rp 10 miliar yang dikumpulkan “orang tersebut” dengan anggaran negara yang telah digelontorkan hingga

triliunan rupiah untuk membantu Aceh, menyiratkan bahwa bantuan “orang tersebut” tak tak seberapa dibandingkan upaya pemerintah.

Pernyataan Endipat — dalam terjemahan awam — menimbulkan kesan seolah-olah pemerintah merasa tersaingi karena donasi yang digalang masyarakat melalui Ferry Irwandi menjadi lebih viral dan mendapat sorotan luas.

Tapi apa tanggapan orang yang disindir oleh Endipat?

Ternyata Ferry menanggapinya dengan bijak. “Soal perkataan pak dewan, buat temen-temen yang nanya, saya sama sekali tidak merasa amarah dan kesal,” tulis Ferry melalui akun IG-nya.

“Berkat dukungan luar biasa kawan- kawan semua, yang masif sekali dan tidak berhenti, gak ada orang yang bisa merasa kesal dan marah ketika mendapatkan dukungan dan support sebesar ini makasih ya semua,” lanjut Ferri.

Lebih jauh dalam akunnya, malah muncul kejutan, Ferri menungkapkan bahwa wakil rakyat tersebut telah menghubunginya dan minta maaf.

“Beliau sudah menghubungi saya secara personal dan minta maaf, saya juga menerima itu karena gak adanya juga (gunanya-red) memelihara konflik di situasi seperti sekarang.”

“Saya juga udah sampaikan beberapa concern dan kebutuhan masyarakat di lapangan dan beliau menerima jadi ya, sudah buat yang nanya respon saya, itu aja ya hahahaha,” komentarnya.

“Mari beranjak kawan-kawan, dukungan teman-teman semua sangat menguatkan banyak pihak, sekali lagi terima kasih,” demikian Ferri.

Diketahui, saat berada di Aceh Tamiang guna menyerahkan bantuan, Ferri mengapresiasi kolaborasi yang terjadi. Ia menekankan bahwa keberhasilan penyaluran bantuan hingga ke daerah terpencil di Aceh Tamiang adalah berkat kerja sama lintas sektor, mulai dari relawan, LSM, pemerintah daerah, hingga aparat TNI dan Polri.

“Semua hal baik yang kalian lihat, semua hal positif itu tak lepas dari kolaborasi semua pihak” ujarnya.

Saat itu Ferry Irwandi juga terlihat sangat emosional, bahkan menangis, saat berbicara langsung dengan para korban banjir. Ia menyampaikan pesan penyemangat agar para korban tetap kuat dan bertahan menghadapi musibah tersebut.(lia)

Leave a Comment