01/02/2026
Aktual

Belajar ke Jepang, Mengapa Tidak?

JAKARTA (Pos Sore) — Mengapa harus belajar ke Amerika Serikat atau negara barat lain? Budaya sudah berbeda. Kita budaya timur, mereka budaya barat. Lalu negara mana yang bisa kita singgahi untuk belajar dengan budaya yang sama, bahkan memiliki level kualitas sama dengan budaya barat?

“Jepang! Ya, sudah saatnya pelajar Indonesia mencari ilmu ke negara sesama Asia. Tidak lagi ke Amerika atau Eropa, maupun Australia,” kata Richard Susilo, pendiri Pandan College, kursus bahasa Jepang, saat ditemui di kegiatan Japan Education Fair in Indonesia (JEFI) ke-11, di Hotel NAM, Kemayoran, kemarin.

Pameran ini sendiri diikuti empat peserta sekolah di Jepang, yaitu Japan International Language Academy, Unitas Japanese Language School, Shukutoku Japanese Language School, dan Tokuyama University. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, jumlah peserta menyusut karena berbarengan dengan pameran yang sama di tiga negara lain.

Menurut Panitia JEFI ini, Jepang adalah pilihan utama mencari ilmu dengan penguasaan teknologi yang ada, kekuatan ekonomi luar biasa dan ilmu pengetahuan SDM yang sesuai keadaan Indonesia.

“Lengkaplah kecerdasan bangsa Indonesia jika belajar ke negeri Sakura,” katanya usai jadi pembicara dalam seminar ‘Japan Matsuri: Pendidikan Jepang bertema Maha Karya Putra Bangsa’.

Terkait hal ini, mantan Rektor Universitas Islam Negeri Hidayatullah, Prof. Azyumardi Azra, membenarkannya. Menurutnya, pendidikan Jepang umumnya termasuk salah satu yang terbaik di dunia. Etos pendidikan warga Jepang juga yang terbaik di dunia.

“Bagi setiap warga Jepang, pendidikan adalah satu-satu cara atau jalan untuk mencapai mobilitas intelektual, ekonomi, dan sosial,” kata praktisi pendidikan ini yang juga jadi pembicara dalam seminar itu.

Dikatakan, pendidikan di Jepang memiliki dasar filosofi pembentukan karakter yang sangat baik sesuai budaya dan kebiasaan orang Indonesia. Orang Jepang, selain unggul dalam sain dan teknologi, juga sangat halus dalam segala hal.

“Belajar di Jepang adalah kesempatan emas yang sangat berharga bagi pengembangan ilmu, teknologi, ekonomi, dan sebagainya. Semua itu bisa menjadi modal Indonesia lebih baik lagi di hari ini dan ke depan,” tandasnya. (tety)

Leave a Comment