Jokowi mendoakan putra sulungnya Gibran Rakabuming yang dicalonkan Golkar jadi Bacawapres. Di kiri dan kanan Presiden terlihat Menag Yaqut Ch.Qoumas dan Menhan Prabowo.//Youtube Setpres.
JAKARTA. (Possore.id) — Begini komentar Presiden Joko Widodo lias Jokowi berkaitan dengan putra sulungnya, Gibran Rakabuming, yang diusung menjadi bakal calon wakil presiden lewat Koalisi Indonesia Maju (KIM). .”Jangan terlalu mencampuri urusan yang sudah diputuskan anak-anak kita,” ujar Jokowi saat ditanya wartawan sikapnya.
Layaknya orangtua, Jokowi melihat Gibran adalah figur yang sudah dewasa. “Ya orang tua itu tugasnya hanya mendoakan dan merestui, keputusan semuanya karena sudah dewasa,”ujar Jokowi sebagaimana dapat diikuti melalui akun akun YouTube Setpres, Minggu (22/10).
Sabtu lalu (21/10) Gibran menghadiri Rapimnas Partai Golkar yang kemudian mencalonkannya sebagai bakal Cawapres mendampingi Prabowo Subianto.
Pencalonan oleh Golkar ini diamini oleh seluruh Parpol peserta KIM walau sebenarnya Walikotamadya Solo itu masih berstatus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengomentari kecocokan antara tiga bacapres dan bacawapres sebagaimana ditanyakan wartawan.Seluruh pasangan memiliki kecocokan.
Dari tiga pasangan, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo- Mahfud MD sudah resmi mendaftar sebagai capres dan cawapres. Tinggal Prabowo dan Gibran yang masih berstatus bakal capres/bakal cawapres.
“Cocok nggak Pak, Mas Gibran jadi bacawapres Prabowo?” tanya wartawan.
“Semuanya cocok, Pak Anies-Cak Imin cocok, Pak Ganjar dengan Pak Mahfud cocok, Pak Prabowo juga cocok,” kata Jokowi.
“Mas Gibran?” tanya wartawan lagi.
“Tanyakan ke koalisi,” jawab Jokowi sambil senyum.
Jokowi juga mempersilakan urusan Gibran cawapres ditanyakan kepada partai politik. Menurut Jokowi, hal itu bukan kewenangan dari presiden.
“Tanyakan ke partai politik, itu wilayahnya partai politik atau koalisi partai politik atau gabungan partai politik, bukan urusan presiden,” ujar Jokowi.**
