JAKARTA (Pos Sore) — Literasi termasuk dalam penilaian pada Programme for International Student Assesment (PISA). Program internasional yang diadakan oleh Organization for Ekonomic Cooperation and Development (OCED) ini untuk mengukur kemampuan peserta didik pada rentang umur 15 tahun.
Keuntungan penilaian PISA ini adalah dapat menentukan keberhasilan pendidikan suatu negara. Hal yang dinilai di sini adalah kemampuan literasi matematika, literasi sains dan membaca.
Untuk nilai kompetensi Membaca Indonesia berada dalam peringkat 72 dari 77 negara, Matematika berada di peringkat 72 dari 78 negara, sedangkan Sains di peringkat 70 dari 78 negara. Nilai tersebut cenderung stagnan dalam 10-15 tahun terakhir.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo mendukung kebijakan peningkatan sistem evaluasi pendidikan dengan kebijakan merdeka belajar.
Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi Rerpublik Indonesia Nomor 17 tahun 2021 tentang Asesmen Nasional, maka babak baru dunia Pendidikan dasar dan menengah di Indonesia pun dimulai.
Tujuan utamanya adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
Asesmen Nasional tidak hanya dirancang sebagai pengganti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional. Asesmen Nasional juga sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengundang para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap rencana penerapan Asesmen Nasional.

Mendukung program tersebut, Eureka Edutech (PT. Edukasi Rekanan Anda) Startup yang bergerak di bidang teknologi pendikan meluncurkan buku ”Intensif Bedah Materi dan Soal Asesmen Nasional SMA/MA”.
Buku ini disusun oleh Tim penulis EUREKA yang berkompeten di bidangnya. Ada Herman Huang selaku Founder, Tim Konten Literasi A.C. Mahendra K. Datu sekaligus CEO & Co-Founder yang dibantu oleh Ign. Yophiandi Kurniawan, Hadistian dan Feri Setiawan.
Selanjutnya Tim Numerisasi Konten Herry Kwee dan Hendra Kwee sebagai Direktur yang dibantu oleh Jong Anly Tan, Zainul Abidin, Muhammad Khairul Ihsan dan Dimas Widianto Ramadhan.
Eureka mengembangkan aplikasi dan buku pembelajaran untuk mempersiapkan siswa menjadi pembelajar yang lebih baik dalam bidang literasi serta numerasi, yang juga bermanfaat bagi mereka yang masuk atau terpilih untuk mengikuti proses asesmen kompetensi minimum melalui sekolah mereka masing-masing.
Buku ini hadir sebagai persembahan bagi generasi muda yang masih duduk dan berjuang di bangku pendidikan. Selain berisi bank soal yang relewan, juga mendorong kemampuan kognitif mereka.
Diharapkan pada akhirnya akan membentuk kekuatan keunggulan generasi muda dalam menyongsong masa depan dengan daya saing yang lebih tinggi.
Buku ini disusun untuk menjawab tantangan pendidikan nasional secara holistk. Dilengkapi dengan informasi lengkap terkait dengan Asesmen Nasional, bedah meteri literasi dan numerasi.
Selain itu, juga dilengkapi dengan contoh soal dan pembahasan materi literasi dan numerasi serta simulasi soal asesman nasional yang disusun berdasarkan indikator Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar).
Acara peluncuran buku ini dilaksanakan secara Hybrid pada Jumat, 5 Agustus 2022 di Gramedia Matraman, Jakarta dan disiarkan secara live di Platform Instagram, Youtube dan Zoom Eureka.
