18/04/2026
AktualKesraNasional

Frisian Flag Indonesia Serahkan Beasiswa Pendidikan untuk Bantu Anak-Anak Indonesia Terdampak Covid-19

JAKARTA (Pos Sore) — Kampanye 1000 #LangkahKebaikanPrima ‘Pintarnya Baik!’ yang diusung PT Frisian Flag Indonesia selama Ramadan 2022 melalui brand Frisian Flag Primagro telah berakhir.

Melalui kampanye tersebut, Frisian Flag Primagro mengajak para ibu untuk membagikan kisah langkah ‘Pintarnya Baik si Kecil’ melalui microsite.

Para Ibu juga turut berdonasi Rp10.000 untuk setiap pembelian Frisian Flag Primagro di Shopee selama Ramadan 2022. Donasi yang terkumpul ini untuk membantu anak-anak Indonesia yang terkena dampak pandemi.

Hasil donasi dari kampanye tersebut pun diserahkan kepada organisasi swadaya masyarakat SOS Children’s Villages. Oleh organisasi sosial ini donasi tersebut diteruskan kepada anak-anak yang terdampak Covid di beberapa daerah di Indonesia.

Category Marketing Manager PT Frisian Flag Indonesia, Pratiwi Rosani, menyampaikan, komitmen perusahaan dalam membangun generasi berkualitas dengan produk susu pertumbuhan bernutrisi dan juga stimulasi.

“Masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas generasinya,” tandasnya di sela penyerahan donasi di SOS Children’s Villages Jakarta, Kamis 12 Mei 2022.

Menurutnya, pandemi yang melanda selama lebih dari dua tahun membuat sebagian anak-anak Indonesia harus bertahan dalam situasi sulit.

Banyak di antara mereka yang harus kehilangan orang tua, sehingga sebagian dari mereka terpaksa harus putus sekolah. Hal ini tentu saja membuat kualitas generasi Indonesia terganggu.

Karena itu, pihaknya berharap bantuan dari para Ibu melalui 1000 #LangkahKebaikanPrima ‘Pintarnya Baik!’ dapat meringankan beban anak-anak dan menyulut optimisme bahwa masa depan terbentang luas di hadapan mereka.

Berdasarkan laporan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), ada 75.303 orang anak yang putus sekolah pada 2021.

Jumlah anak yang putus sekolah di tingkat sekolah dasar (SD) adalah yang tertinggi sebanyak 38.716 orang, mayoritas karena alasan ekonomi.

Dikatakan, PT Frisian Flag Indonesia terus menginisiasi kerjasama dengan para mitra untuk menggalang bantuan dan menyediakan akses.

Tujuannya, tentu saja agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh cerdas, kreatif, tangkas, dan berani sehingga bisa menjadi generasi prima yang akan membangun Indonesia di masa depan.

Menurutnya, kerjasama ini sejalan dengan semangat 100 tahun Frisian Flag #MelajuKuatBersama sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab sosial dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, sejahtera dan selaras.

Pihaknya akan terus mengajak para orang tua untuk terlibat aktif dan tetap semangat mengedepankan pentingnya pendidikan dan pemenuhan nutrisi.

Terpenuhinya pendidikan dan nutrisi sangat membantu anak Indonesia meraih masa depan yang lebih baik. Frisian Flag mengajak para mitra untuk bersama mewujudkannya.

Shopee menjadi salah satu mitra kerjasama Frisian Flag Indonesia dalam kampanye ini. Shopee Indonesia juga memiliki semangat yang sama dalam membangun generasi kuat.

Head of FMCG Shopee Indonesia, Putri Lukman mengatakan, Shopee sangat bangga dapat terlibat dalam kampanye 1000 #LangkahKebaikanPrima ‘Pintarnya Baik!’ yang diinisiasi oleh PT Frisian Flag Indonesia.

Perubahan yang terjadi di masyarakat akibat pandemi Covid 19 berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.

Pihaknya mendukung penuh upaya Frisian Flag dalam membantu anak-anak di Indonesia. Terutama dalam memberikan akses untuk terus semangat dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap pengembangan generasi Indonesia selanjutnya.”

PT Frisian Flag Indonesia dan Shopee Indonesia sepakat menunjuk SOS Children’s Village untuk menyalurkan dana bantuan.

Corporate Partnership Manager SOS Children’s Villages Indonesia, Denisa Rizkiya mengatakan, pihaknya akan memfokuskan dana yang terkumpul tersebut untuk membantu biaya pendidikan anak-anak Indonesia yang terdampak pandemi.

“Pandemi telah menyebabkan anak-anak putus sekolah karena beban ekonomi yang begitu berat,” tukasnya.

Bantuan ini akan menyambung harapan anak-anak. Bahwa mereka dapat melanjutkan cita-citanya dengan kembali meneruskan sekolah.

“Semoga langkah ini menginspirasi pihak-pihak lainnya untuk terus membantu anak-anak kita menyelesaikan sekolah,” ujarnya.

Organisasi sosial global nirlaba non-pemerintah ini aktif dalam mendukung hak-hak anak.

Pihaknya sangat berkomitmen untuk mengenyam pendidikan yang layak dan mencegah kehancuran keluarga dan melindungi anak-anak yang kehilangan atau yang berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.

Organisasi ini menghormati semua agama dan budaya dan telah bekerjasama dengan berbagai mitra terpercaya untuk pembangunan sosial di 135 negara.

Leave a Comment