Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan arahan pada Kick off Pelatihan Vokasi Tahun 2022 . (Foto Dok. Humas kemnaker)
JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, meyakini pelatihan vokasi menjadi solusi untuk percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terampil dan tersertifikasi.
Kementaerian yang menjadi leading secor dalam pelatihan vokasi adalah kementerian Ketenagakerjaan
Ketika memberikan arahan pada acara Kick off Pelatihan Vokasi Tahun 2022 di BPVP Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 19 Maret 2022, Airlangga Hartarto mengatakan dalam konteks ketenagakerjaan, investasi sangat penting paling tidak untuk 5 alasan.
Kelima investasi itu adalah investasi membuka lapangan kerja, investasi memperbesar peluang alih teknologi dan pengetahuan, investasi memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), investasi mendorong peningkatan produktivitas dan investasi menyumbang pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Untuk itu, lanjutnya, perbaikan produktivitas tenaga kerja hanya dapat dilakukan dengan dukungan kualitas SDM yang mumpuni.
Sebab kualitas SDM akan mendorong produktivitas, dan tentunya akan menjadi pertimbangan utama investor dalam dan luar negeri ketika akan menanamkan modalnya di Indonesia.
Menko Airlangga menekankan pentingnya mengakselerasi transformasi digitalisasi dengan segala tantangan transformasinya, baik itu Transformasi Pekerjaan, Transformasi Keterampilan, maupun Transformasi Masyarakat.
Tenaga kerja Indonesia harus bersiap dan terbiasa dalam menghadapi pola pengembangan diri sepanjang hayat.
Artinya pelatihan vokasi re-skilling dan up-skilling ini sangat penting sebagai “Long Life Learning” atau sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan kerja dan hidup saat ini hingga masa datang. (hasyim)
