23 C
New York
17/04/2026
AktualEkonomiNasional

Berlayar Perdana, Kapal Perintis 2000 GT KM Sabuk Nusantara 73 Ini Buatan Dok dan Perkapalan Kodja Bahari

JAKARTA (Pos Sore) — PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) melakukan prosesi pelepasan kapal Perintis 2000 GT dengan nama KM Sabuk Nusantara 73 pesanan Kementerian Perhubungan RI.

Pelepasan kapal perintis ini menjadi kado yang cukup indah bagi pemerintah di penghujung tahun ini.

Dermaga Terminal Penumpang Nusantara Pura II – Pelabuhan Tanjung Priok – Jakarta, Sabtu, 25 Desember 2021, menjadi saksi peristiwa bersejarah tersebut.

Ari Rochmat Basuki, Direktur Operasional dan Teknik PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), mengaku terharu, bangga, sekaligus bahagia.

“Pembangunan Kapal Perintis 2000 GT ini adalah bentuk kepercayaan pemerintah kepada perusahaan galangan kapal nasional,” katanya.

Dikatakan, kehadiran kapal-kapal itu untuk mendukung Going Concern dan Sustainability perusahaan perkapalan di Indonesia. Dengan tujuan agar dapat terus bersaing dengan perusahaan galangan kapal swasta dan multi nasional

Kapal Perintis 2000 GT KM. Sabuk Nusantara 73 ini memiliki kapasitas maksimal 500 orang penumpang. Rutenya akan menghubungkan wilayah Indonesia bagian timur khususnya NTT (Kupang) dan Maluku Barat Daya.

Kapal pesanan Kementerian Perhubungan ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015-2017. Dari anggaran itu, KSO DKB – KS mendapatkan kepercayaan untuk membangun 1 unit Kapal Perintis 2000 GT dengan nama KM. Sabuk Nusantara 73.

“Nanti ini akan dicatat sebagai salah satu asset milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) juga telah merampungkan dan menyerahkan pembangunan kapal perintis 2000 GT KM Sabuk Nusantara 88 pada Desember 2020.

Dengan terselesaikannya kapal KM Sabuk Nusantara 73 membuktikan meski kondisi masih dalam kesulitan karena pandemi Covid 19, tapi masih mampu menyelesaikan proses pembangunan Kapal KM Sabuk Nusantata 73.

Di hari penyerahan itu, juga diujicobakan berlayar perdana menuju Pelabuhan Perintis di Saumlaki untuk memulai tugasnya menghubungkan Pelabuhan-pelabuhan Perintis di wilayah bagian Timur Indonesia.

“Ini menjadi bukti perusahaan galangan kapal nasional masih memiliki daya saing yang cukup mumpuni,” ujarnya.

Persero berkomitmen mendukung program pemerintah RI dalam mewujudkan program tol laut untuk melayani masyarakat hingga ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan.

Dengan adanya kapal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas transportasi dari sisi biaya, waktu, dan persoalan distribusi logostik yang ada saat ini.

Leave a Comment