24/04/2026
AktualInternasionalKesra

Taiwan Excellence Ajak Masyarakat Ikuti Kompetisi Global “Sharing is Caring”

JAKARTA (Pos Sore) — Taiwan Excellence Sharing is Caring Taiwan Excellence mengadakan program amal berskala global bertemakan “Sharing is Caring”, dengan mengundang berbagai institusi sosial, individu, hingga lembaga sosial masyarakat (LSM) untuk berpartisipasi dalam gerakan corporate social responsibility (CSR) ini.

Calon peserta yang hendak mengikuti program Taiwan Excellence Sharing is Caring diminta untuk mengirimkan proposal rencana kegiatan. Dengan fokus pada isu Kesejahteraan Sosial (Social Welfare) dan Perlindungan Lingkungan (Environmental Protection), serta digabungkan dengan aspek ESG (Environmental, Social, and Corporate Governance). Jangka waktu pengiriman proposal yang dimulai sejak 1 September 2021 itu berakhir pada 31 Oktober 2021.

Isu kesejahteraan sosial dan perlindungan lingkungan memang menjadi fokus Taiwan Excellence, karena dua hal tersebut yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Terkait lingkungan, saat ini tugas besar manusia adalah mengembalikan kelestarian lingkungan hidup seperti sedia kala dengan berbagai cara. Jika tidak mampu melakukan hal besar, bisa dimulai dari yang terkecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon, dan mengurangi pemakaian plastik.

Seperti apa yang dilakukan oleh Nadine Chandrawinata, artis cantik mantan Putri Indonesia 2005 ini sudah memiliki jiwa peduli lingkungan sejak kecil, dengan mengajak orang-orang dewasa di sekitarnya untuk membuang sampah pada tempatnya. Pada 2015 dia pun membentuk kampanye ramah lingkungan yang dinamakan Sea Soldier.

Melalui Sea Soldier, berbagai gerakan terkait lingkungan telah dilakukannya. Mulai dari aksi bersih-bersih sampah di Taman Suroboyo, aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung Jakarta, penanaman bibit mangrove di Teluk Pangpang Banyuwangi, hingga pelepasan tukik (anak penyu) di Taman Nasional Alas Purwo.

Sementara terkait kesejahteraan sosial, contoh tindakan nyata telah dilakukan oleh Amos Yeninar. Pria yang berprofesi sebagai driver ojek online di Papua ini sempat viral di media sosial karena perjuangannya membangun panti rehabilitasi untuk anak-anak pecandu lem aibon dan narkoba di Papua.

Meski sempat mengalami musibah kebakaran yang menimpa rumah singgah pertamanya, dia terus berjuang membangunnya kembali. Kini dirinya pun telah membangun rumah singgah dengan lebih layak bernama Panti Asuhan Generasi Emas Indonesia.

Ada 15 anak terlantar yang tinggal bersamanya di panti asuhan, usia mereka mulai dari 6 hingga 10 tahun. Amos juga menghidupi beberapa anak remaja yang masih enggan untuk tinggal di panti asuhan.

Selain Nadine dan Amos, tentu masih banyak orang yang berhati mulia yang bermimpi mewujudkan perubahan di tengah masyarakat.

Karena itu, Taiwan Excellence hadir melalui program Sharing is Caring. Tujuannya untuk menghadirkan inisiatif yang bersifat kreatif dalam menggunakan produk dan jasa Taiwan Excellence, memaparkan solusi inovatif, juga mengimplementasikannya di negara mereka secara khusus untuk membantu lingkungan dan komunitas lokal.

“Kemampuan seseorang bisa saja terbatas, namun dengan turut berpartisipasi pada kegiatan ini, Taiwan Excellence akan membantu mewujudkan mimpi-mimpi Anda. Nantinya akan dipilih tiga proposal terbaik, dan akan mendapatkan hadiah sebesar USD 10.000, serta biaya eksekusi sebesar UDR 150,000 per proposal untuk mengimplementasikan ide-ide cemerlang tersebut,” kata Direktur Eksekutif Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), Mark Wu. (tety)

Leave a Comment