10 C
New York
25/04/2026
Aktual

Napoleon: Tirani Itu Memang Tak Kenal Batas, Saatnya Aku Bangkit

Napoleon Bonaparte yang didakwa menerima suap dalam kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra (foto: ist/Media Polri.id)

Possore.com – Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus penganiayaan M.Kace, seorang tersangka penista agama, Irjen Napoleon Bonaparte yang juga mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu, Rabu (6/10) kembali menulis surat terbuka.

Di bawah ini isi surat terbuka yang ditulis Napoleon dan menurut pengacaranya, Ahmad Yani, sengaja ditulis untuk membuktikan kliennya tidak bersalah:

1. Hari ini aku berteriak, aku bukan koruptor seperti yang dibilang pengadilan sesat itu.

2. Hari ini aku tunjukkan kepadamu bukti nyata itu, yaitu pengakuan orang yang diperalat untuk menzalamiku demi menutupi aib mereka.

3. Namun, tirani ini memang tak mengenal batas, bahkan telah berani melecehkan akidahku melalui mulut-mulut kotor itu.

4. Ini saatnya untuk bangkit, menyatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, apapun resikonya.

Kuasa hukum Napoleon, Ahmad Yani membenarkan isi surat tersebut. Menurutnya, surat terbuka itu ditulis Napoleon menyikapi sejumlah persolan kasus yang kekinian tengah menjerat Napoleon.

Selain terseret kasus penganiayaan M.Kace,. Bonaparte juga terseret kasus dugaan suap dari Djoko Tjandra yang dituduhkan kepadanya. (lya)
Ikuti juga berita: Ketika Napoleon Berteriak…

 

Leave a Comment