Possore.com — Ini boleh jadi, dalam konteks budaya Indonesia kematian seorang seniman yang tewas dalam sebuah tabrakan misterius ini dianggap sebagai kualat, akibat tindakannya yang menghina Rasulullah SAW. Dia adalah Lars Vilks, seniman asal Swedia penggambar karikatur Nabi Muhammad yang sejak 14 tahun lalu hidup di bawah pengawalan polisi, yang dilaporkan tewas akibat kecelakaan mobil Minggu (3/10).
Kecelakaan itu ternyata bukan sebuah kejadian biasa. Dia diberi label: misterius. Perkembangan pemberitan media Swedia hingga Senin sore (4/10), memunculkan spekulasi bahwa kematian Vilks bukan kematian biasa, tapi sebuah misteri.
Seniman Swedia Lars Vilks tewas dalam kecelakaan mobil misterius setelah dua percobaan pembunuhan menyusul lukisan Nabi Muhammad. Demikian judul berita yang dipasang The WorldNEWS, Senin sore.
Mengutip laporan media berita Swedia, The WorldNEWS menjelaskan, Vilks yang hidup di bawah perlindungan polisi sejak sketsa Nabi Muhammad dengan tubuh anjing pada tahun 2007 dan membawa ancaman pembunuhan bagi dirinya, meninggal dalam kecelakaan mobil yang mengerikan pada hari Minggu.
‘’Artis provokator itu tewas ketika mobil polisi yang dikendarainya berbelok ke sisi jalan yang salah, bertabrakan dengan sebuah truk,’’ demikian TheWorldNEWS dikutip possore.com, Senin petang (4/10).
Mengutip media lokal Swedia, Dagens Nyheter, CNN Indonesia melaporkan bahwa kekasih Vilks mengonfirmasi kematiannya.
Selain itu, kantor berita lokal, TT, juga melaporkan polisi mengonfirmasi bahwa Vilks tewas dalam tabrakan antara satu truk dan mobil polisi di dekat Markryd. Saat itu, Vilks sedang berkendara dengan polisi yang menjaganya.
Akibat insiden itu, sopir truk dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, penyebab tabrakan masih diselidiki. (lya)
