“Kami ingin memotivasi perempuan Indonesia untuk tetap berkarya dalam keadaan apapun dan di mana pun,” ujar Inge Setiawati Executive Vice President SK CSR BCA
JAKARTA (Pos Sore) — Perempuan harus bangkit dalam melawan pandemi Covid-19 dengan menunjukan potensi kepemimpinan maupun kreatifitas yang dapat diasah melalui program inspiratif. Peranan perempuan dalam desa wisata dapat diwujudkan melalui beberapa hal seperti koordinator pengelolaan desa wisata maupun memberikan inovasi pengembangan produk kerajinan yang ada di desa wisata.
Begitu ditegaskan oleh Executive Vice President SK CSR BCA Inge Setiawati, saat membuka webinar bertajuk “Peran Wanita dalam Pembangunan Desa Wisata”, Kamis (26/11/2020), yang didampingi Vice President CSR BCA Ira Bachtar.
Sebagai narasumber, webinar yang diikuti oleh 12 desa binaan bakti BCA, ini menghadirkan pemerhati Desa Wisata Lia Afriza, Ketua Desa Wisata Samiran Boyolali Dayang Nevia Afriansari, serta Ibu Rumah Tangga dan Koordinator UMKM Desa Tamansari Wahyu Dwi Lestari.
Inge Setiawati menyadari pandemi Covid-19 telah memberikan dampak dan tantangan tersendiri bagi sejumlah sektor industri di Indonesia, tidak terkecuali bagi sektor pariwisata. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang memiliki desa binaan Bakti BCA pun mencermati hal ini untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk tetap melanjutkan pembinaan desa wisata.
Tanggung jawab BCA dalam pengembangan desa binaan Bakti BCA terus diwujudkan melalui pendampingan secara digital saat ini. Sesuai dengan himbauan yang dimiliki pemerintah dan SDGs untuk melibatkan perempuan dalam berbagai kegiatan, BCA mendukung keterlibatan peranan perempuan dalam pembangunan desa wisata.
“Melalui dukungan ini, kami ingin memotivasi perempuan Indonesia untuk tetap berkarya dalam keadaan apapun dan di mana pun,” ujar Inge Setiawati dalam webinar yang diadakan sebagai bentuk kontinuitas pembinaan desa binaan Bakti BCA. Webinar ini bagian dari program CSR BCA.
Salah satu program pembinaan dewasa wisata yaitu Program Solusi Bisnis Unggul. Program ini bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) BCA untuk pembinaan terhadap UMKM, komunitas dan desa yang mempunyai potensi pariwisata & edukasi budaya.
BCA sendiri melalui program Bakti BCA sudah mengembangkan 12 desa wisata binaan yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan Bali. Komitmen BCA dalam mendukung peran perempuan juga ditunjukkan melalui kesetaraan gender yang ada di operasional perusahaan dengan memberikan kesempatan perempuan untuk berada di posisi strategis perusahaan.
“Pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini tidak menjadi penghalang bagi BCA dalam melakukan pendekatan dan upaya monitoring desa binaan yang kami kelola. Salah satunya adalah konsistensi BCA dalam memberikan dukungan para pengurus dan pemilik homestay agar tetap dapat berinovasi dan berkreasi untuk menyambut era baru berlibur setelah pandemi nanti,” tutup Inge Setiawati. (tety)
