17.7 C
New York
04/05/2026
Aktual

10 Mahasiswa UGM Raih Beasiswa StuNed

JAKARTA (Pos Sore) — Sebanyak 10 mahasiswa dari Program Double Degree MSc Geo – Informasi untuk Penataan Ruang dan Manajemen Bencana, Sekolah Pasca-sarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menerima Beasiswa StuNed dari Pemerintah Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia untuk belajar di Belanda. Mereka akan mengikuti kursus selama lima bulan mengenai Manajemen Risiko Bencana di Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation, yang merupakan bagian dari University of Twente di kota Enschede Belanda.

“Kursus ini untuk memperdalam ilmu penilaian kerentanan bahaya dan perencanaan pengembangan pada manajemen risiko bencana. Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas para mahasiswa, juga untuk meningkatkan penelitian dan kerja sama bilateral,” kata Indy Hardono, Team Coordinator Scholarships, Nuffic Neso Indonesia, saat pelepasan peserta pelatihan, di Kantor Nuffic Neso – Indonesia, Selasa (15/4).

Menurutnya, penilaian bahaya alam dan pemantauan termasuk kerentanan dan penilaian risiko bencana adalah tema khas yang menjadi domain studi di universitas itu. Reputasinya sebagai lembaga pendidikan di bidang penataan ruang dan geo- informasi sudah sangat diakui.

Program ini hasil kerjasama antara Beasiswa SPIRIT (Program Beasiswa Penguatan Lembaga Reformasi) yang dikelola BAPPENAS. BAPPENAS mendanai program studi para mahasiswa di UGM, semantara Nuffic Neso Indonesia mendanai kelanjutan dari Program ini di Belanda. (tety)

Leave a Comment