JAKARTA (Pos Sore) — Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengadakan kegiatan Kowani Fair Online 2020 bertema “Gebyar Kemerdekaan Kowani Fair Online di Era New Normal”, Selasa (1/9/2020). Kegiatan tahunan untuk pertama kalinya dilaksanakan secara virtual, ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.
Kegiatan Kowani Fair Online sendiri berlangsung dari 1-4 September 2020, namun Kowani Fair Online di Tokopedia berlangsung selama satu bulan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk bisa menguasa penjualan secara online.
Pembukaan Kowani Fair Online 2020 ini menghadirkan pembicara utama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Bintang Puspayoga, serta Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel.
Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd, mengaku, menyelenggarakan Kowani Fair Online menjadi tantangan tersendiri. Terlebih ini untuk yang pertama kalinya dilaksanakan dengan kondisi yang terkesan dibatasi dan terbatas ruang gerak. Tetapi di situlah tantangan yang harus mampu dihadapi bersama.
Giwo menyampaikan, mengapa kegiatan ini tetap dilaksanakan meski di tengah pandemi Covid-19. Alasan utama, karena berdasarkan survey yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Juni 2020, sebanyak 72,6% pelaku UMKM terdampak oleh pandemi.
Yang menjadi persoalan, ternyata tidak mudah mengajak UMKM untuk masuk dalam tatanan kehidupan baru atau new normal. Penyebabnya macam-macam. Bisa karena terkendala dalam jaringan, atau kendala dalam penggunaan perangkat digital.
“Tantangan lainnya yang biasanya menunggu toko, sekarang “terpaksa” dilakukan dengan menggunakan di perangkat digital. Belum lagi tantangan sekaligus peluang dalam penggunaan waktu. Jika dulu terbiasa membuka toko dengan jam tertentu, sekarang “justru bisa” menjadi 24 jam,” tutur Giwo.
Tentunya keadaan yang memprihatinkan ini tidak boleh menyurutkan semangat dan tekad untuk terus membangun perekonomian dan kesejahteraan bangsa melalui dan dimulai dari keluarga yang memiliki ketahanan keluarga yang sejahtera, menuju Indonesia maju.
Giwo menegaskan, Kowani Fair telah menjadi agenda tetap dan sekaligus agenda unggulan bagi Kowani. Kegiatan ini perwujudan dari komitmen, konsistensi dan tekat bulat Kowani untuk ikut serta dalam meningkatkan harkat perempuan melalui kegiatan perekonomian guna pemantapan kesejahteraan keluarga pada khususnya dan kesejahteraan bangsa pada umumnya.
“Sejak tahun 2000 Kowani secara konsisiten dan berlanjut serta berkesinambungan memberikan fasilitasi, mediasi serta mengantarkan UMKM untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitasnya dalam menjalankan perekonomian masyarakat agar dapat memberikan sumbangsih yang nyata dalam menggerakkan perekonomian bangsa guna menopang dan mewujudkan ketahanan ekonomi bangsa,” tegasnya.

Ketua Kowani Bidang Ekonomi, Koperasi dan UKM Hadriani Uli T.I. Silalahi, yang juga Ketua Panitia Kowani Fair Online 2020, menyampaikan, kegiatan ini tetap dilaksanakan karena sebagai bentuk ungkapan rasa syukur 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
“Tadinya sempat khawatir juga apakah para perempuam pengusaha UMKM berani mengambil kesempatan ini? Kesempatan belajar dan terjun langsung pada cara perdagangan yang menjadi tren baru di dunia. Tapi, syukurlah ternyata yang mendaftar untuk mengikuti Kowani Fair Online ini mencapai 525 UMKM dari seluruh Indonesia,” tuturnya bahagia.
Dikatakan, kegiatan Kowani Fair Online ini dimeriahkan dengan berbagai acara. Ada lomba makeup (2/9/2020), lomba merangkai bunga merah putih (3/9/2020), dan lomba story telling dengan judul UMKM di Masa Pandemi (4/9/2020). Ada juga fashion show, tutorial, kelas memasak yang ke semuanya dilakukan secara virtual.
“Dalam Kowani Fair 2020 ini, kita juga mengadakan lelang kerjasama dengan Iwapi. Hasil lelang ini akan diberikan untuk membantu para UMKM perempuan yang terpuruk akibat pandemi Covid-19,” tambahnya.
Selain itu, bersama Tokopedia memberikan pelatihan-pelatihan bagi peserta Kowani Fair Online 2020. Dalam pelatihan ini Tokopedia memberikan materi mengenai aturan-aturan dan tips-tips agar bisa berhasil di dunia e-commerce. Dan, para peserta begitu antusias untuk mengikuti pelatihan ini. (tety)
