17.7 C
New York
04/05/2026
Aktual

DPW Kemenristek Dukung Program Tanam Sejuta Pohon

SERPONG (Pos Sore) — Penanaman pohon sesungguhnya mempunyai multi manfaat. Selain untuk memperbaiki ekosistem setempat, juga menambah nilai estetika lingkungan. Dengan kata lain, meningkatkan kenyamanan sekaligus menambah keindahan lingkungan setempat.

“Keberadaan pepohonan akan menjadikan udara lebih segar dan sehat. Karena akan meningkatkan kandungan oksigen di udara yang dibutuhkan untuk pernapasan manusia, serta mengurangi cemaran karbon dioksida yang mengganggu pernapasan dan kesehatan manusia,” kata Menteri Ristek, Gusti Muhammad Hatta, di Kawasan Puspiptek Serpong, Jumat (11/4).

Gusti menegaskan hal itu, usai menanam pohon dalam kegiatan penanaman 1000 pohon yang dilakukan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Riset dan Teknologi, bekerjasama dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB). Kegiatan ini bagian dari Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTP).

Menristek menambahkan, pergantian cuaca ekstrim, bencana alam, dan perubahan iklim global, beberapa dampak dari perilaku buruk manusia terhadap lingkungan bumi. Salah satu cara untuk menyelamatkan lingkungan, dengan menanam pepohonan.

“Pohon memiliki banyak manfaat ekologi, di antaranya sebagai penyuplai oksigen, pereduksi polusi udara, penahan atau konservasi air, penahan erosi, dan peneduh. Sayangnya, jumlah pohon kini semakin lama semakin berkurang,” ujarnya.

Memang telah ada jutaan pohon yang ditanam melalui GPTP, namun tetap harus berkesinambungan. Karenanya, Kemenristek mendukung gerakan tanam sejuta pohon. Semoga semakin banyak pohon yang ditanam dan dipelihara di masa yang akan datang.

Ia menambahkan, proses penanaman pohon juga memberikan manfaat sosial, yakni pembelajaran dan pendidikan bagi semua. Sehingga diharapkan upaya positif ini bisa menular ke lingkungan yang lebih luas.

“Semoga gerakan yang positif dan bermanfaat langsung bagi planet bumi dan masyarakat yang hidup di atasnya ini, dapat terus berlanjut selamanya,” tandasnya. (tety)

Leave a Comment