05/05/2026
Aktual

Harus Ada Sinergi Antarkementerian Bangun Daya Saing Produk UKM

JAKARTA (Pos Sore) — Tantangan ekonomi Indonesia ke depan bakal semakin berat, sebagai dampak dari terjadinya perang dagang antara AS dan Cina. Tak pelak, pasar Indonesia akan terus dibanjiri aneka produk dari luar negeri.

Karena itu, Indonesia harus membangun UKM dengan strategi sinergi antarkementerian dan lembaga, sehingga produk UKM Indonesia berdaya saing dan bisa masuk pasar internasional.

“Kita perkuat daya saing produk UKM di pasar domestik, serta kita dorong agar kompetitif di pasar internasional,” kata Guru Besar UI Rhenald Kasali, usai menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (25/10).

Rhenald menyebutkan, di Kementerian BUMN sudah ada Rumah Kreatif Bersama, di Kementerian Desa sudah ada Bumdes dan Pekades. “Ini sudah ada produknya, sehingga kita tinggal perlu mendorong untuk bisa masuk ke pasar luar,” ucap Rhenald.

“Selain itu, Kementerian Pariwisata sudah membangun 10 destinasi baru, yang akan mampu mendatangkan banyak turis mancanegara. Sayangnya, produk oleh-oleh kita masih monoton. Ini yang harus disinergikan dengan plattform-plattform yang ada,” tukasnya.

Di sektor pertanian, Rhenald juga melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan. Banyak produk peternak lokal yang sudah mampu menangkar burung-burung langka tapi masih terhambat regulasi. Di negara maju, itu sudah menjadi komoditas perdagangan. Semuanya itu harus didorong masuk ke pasar global, di samping upaya memperkuat pasar domestik.

Namun, Rhenald mengakui, masih ada sejumlah produk yang regulasinya begitu mengekang, sehingga produk lokal tidak berdaya saing. “Kita harus bikin produk lokal mampu berdaya saing kuat. Indonesia tidak bisa melakukan proteksi produk UKM dengan cara melarang produk negara lain masuk ke Indonesia.

“Justru, tugas pemerintah yang harus membuat produk UKM lebih kompetitif, termasuk dari sisi harga. Karena, dari sisi kualitas, sudah banyak produk UKM kita yang bagus-bagus,” tegasnya.

Ia optimis akan kepemimpinan Teten Masduki di Kemenkop dan UKM. Teten, sosok yang berasal dari istana, yang tentunya akan lebih mudah melakukan sinergi dan kerjasama antar kementerian dan lembaga. (tety)

Leave a Comment