
JAKARTA (Pos Sore) -– Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun ini akan lebih fokus dan memprioritaskan pelatihan vokasional bagi para wirausaha pemula (WP) dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Deputi bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto, mengatakan, hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo terkait pengembangan SDM.
“Kita akan lebih memperbanyak praktik ketimbang teori-teori, dengan proporsi 70:30. Karena itu, kita akan tetap menggelar pelatihan, baik kewirausahaan dan perkoperasian. Pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat,” katanya, di Jakarta, Jumat (1/2).
Dikatakan, pengembangan kewirausahaan akan menyasar 8.790 calon wirausaha melalui pemasyarakatan kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan technopreneur, dan kewirausahaan sosial.
Kemenkop juga akan melakukan peningkatan kualitas SDM KUKM bagi 3.500 pelaku UMKM melalui pelatihan vokasi. Pada 2019 ini juga kementerian akan meningkatkan pengembangan SDM usaha mikro dan kecil bagi 500 pemuda melalui fasilitasi magang.
Untuk tahun ini, pihaknya akan menggelar program magang tersebut di lima provinsi, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Yogyakarta, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan, dengan masing-masing provinsi sebanyak 100 orang. (tety)
