Possore.com — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberi penjelasan, terkait pernyataan Menteri Kominfo Rudi Antara dalam satu acara internal kepada seorang ASN di Hall Basket Senayan, Jakarta, yang kini menjadi viral dan berujung pada dilaporkannya Menkoinfo ke Bawaslu.
Terkait kalimat “yang menggaji pemerintah dan bukan keyakinan Ibu” menurut penjelasan Kemkominfo, adalah bagian dari upaya Menkominfo untuk meluruskan permasalahan desain yang malah jadi ajang kampanye capres pilihan seorang ASN di depan publik.
Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo,Ferdinandus Setu, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/2) menyebutkan, kata “keyakinan” dalam hal ini bukanlah dimaksudkan untuk menunjuk pilihan ASN tersebut, melainkan merujuk kepada sikap ketidaknetralan yang disampaikan kepada publik yang mencederai rasa keadilan rakyat yang telah menggaji ASN.
Kemkominfo juga menyesalkan beredarnya potongan-potongan video yang sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah dan tidak menggambarkan peristiwa secara utuh.
Berikut keterangan lengkap Kemkominfo RI di di Jakarta, 1 Februari 2019:
