17 C
New York
19/04/2026
Aktual

Sandi Uno Janji Revisi Kebijakan Impor

JAKARTA (Pos Sore) — Calon wakil presiden Sandiaga Uno berjanji akan merevisi kebijakan impor dan meningkatkan produksi sendiri untuk kepentingan rakyat Indonesia secara maksimal. Saatnya rakyat Indonesia harus mandiri.

Pernyataan Sandiaga Uno dikemukakan saat melakukan safari Kampanyenya di wilayah Jawa Barat saat menyerap aspirasi dari Paguyuban Peternak Ayam Petelur Kabupaten Ciamis (P2APC), Senin (15/10).

Menurut Sandi, bila revisi kebijakan itu terealisasi, maka ekspor Indonesia bisa maju dan memperkuat nilai rupiah. “Bisa dibayangkan kalau ekspor kita melimpah dan jika dolar melejit naik, negara kita akan semakin kuat”,

Sebelumnya Kepada Sandiaga Uno, Ketua Paguyuban P2APC, Kusnaedi mengeluhkan sulitnya menjangkau pakan ternak seperti jagung, karena harus didapat dengan cara impor.

“Saya bingung kenapa jagung mesti impor padahal kalau jagung nggak impor, harga jagung bisa murah. Masih banyak lahan yang bisa memperluas penanaman jagung di berbagai daerah selain padi,” ujar Kusnaedi.

Menurut dia, bukan cuma pakan ayam petelur yang naik tinggi tapi juga anak ayam umur satu hari yang kini seharga Rp9.000.

Padahal sektor peternakan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak seribu orang dengan 1,5 juta ekor ayam. Kalau harga pakan ternak bisa Rp3.000, peternak bisa menjual telur Rp15.000 per kilo, terang Kusnaedi.

Mendengar hal itu, Sandiaga mengamini dan berjanji jika terpilih nanti akan segera memperbaikinya, Apa yang dirasakan peternak Ciamis Kusnaedi juga dirasakan peternak ayam di seluruh Indonesia. (hasyim)

Leave a Comment