30/04/2026
AktualEkonomi

Sempurnakan Sistem Pelatihan, Tingkatkan Produktivitas Pekerja

YOGYAKARTA — Melalui penyempurnaan sistem pelatihan kerja, standardisasi dan sertifikasi, penerapan norma-norma ketenagakerjaan di tempat kerja, perwujudan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan manajemen serta perbaikan sistem upah. diharapkan produktivitas pekerja akan kian membaik.

Tingkat produktivitas dan daya saing Indonesia saat ini sudah membaik, prospektif dan kompetitif dalam persaingan dengan negara lainnya di ASEAN maupun Asia Pasifik.

Menaker M Hanif Dhakiri menuturkan hal itu ketika membuka Pertemuan Organisasi Produktivitas Asia (Asian Produktivity Organization / APO) ke-59, Selasa (2/10).

Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan dari Iran, India, Fiji, Jepang, Bangladesh, China, Korea, Laos, Malaysia, Mongolia, Nepal, Pakistan, Philipines, Singapura, Sri Lanka, Thailand dan Vietnam itu, Menaker Hanif mengatakan bahwa cara untuk meningkatkan produktivitas pekerja adalah meningkatkan kompetensi pekerja dan memperbaiki sistem pengupahan.

Untuk itu perlu peningkatan akses dan mutu terhadap pelatihan kerja yang mampu memacu produktivitas.

Produktivitas pekerja yang diukur oleh Kemnaker dan Badan Pusat Statistik pada tahun 2017 lalu, tingkat produktivitas Indonesia mencapai 79,66 juta rupiah per tenaga kerja ayau tumbuh 1,83 persen dari tahun sebelumnya.

Setiap Tahun Anggota APO melakukan pertemuan rutin untuk membahas program dan kegiatan APO dalam rangka peningkatan produktivitas. APO sendiri adalah suatu organisasi negara-negara di kawasan Asia Pasific yang bersifat non provit, non politik dan non diskriminatif. (hasyim)

Leave a Comment