JAKARTA (Pos Sore) — Memperingati Hari Anak Nasional 2017 Siloam Hospitals Group membagikan buku puzzle kepada pasien anak rawat inap dan rawat jalan. Pembagian buku ini sebagai bentuk kepedulian rumah sakit terhadap tumbuh kembang anak.
Pembagian buku puzzle dilakukan di seluruh cabang rumah sakit Siloam. Staf manajemen membagikan kepada setiap anak yang tengah berobat di rumah sakit. Ini adalah cara pihak rumah sakit memberi perhatian kepada pasien khususnya anak-anak.
“Anak-anak yang dirawat tentu membutuhkan perhatian khusus, karena berada dalam kondisi fisik yang tidak sehat. Setiap orangtua pun yang merasakan menjaga anak di rumah sakit tentu khawatir,” ujar Direktur Network & Development Kamaljeet Singh Gill dalam rilisnya, Sabtu (22/7).
Dokter spesialis anak RS Siloam Semanggi dr Paulus Linardi, SpA, yang ditemui di sela-sela kesibukannya memeriksa pasien anak, menjelaskan, alat permainan sejenis puzzle memiliki dampak yang baik, yaitu merangsang rasa bahagia.
“Selain itu, anak dapat berpikir lebih fokus, membangun keterampilan persepsi visual, serta menjadi lebih perhatian akan detail. Kordinasi mata dan sensor motorikpun bekerja sehingga bisa mengalihkan rasa sakit atau kesadaran akan kondisi tubuh yang belum pulih,” paparnya.
Menurutnya, puzzle sangat baik dalam merangsang sensorik dan motorik anak. Namun dianjurkan diberikan kepada anak usia 9 bulan hingga 1 tahun ke atas.
Namun demikian, saat memainkan puzzle orangtua ikut mendampingi. Sebagai mana tema dari hari anak nasional bahwa perlindungan dan peran keluarga yang menentukan tumbuh kembang anak.
Paulus menjelaskan anak di usia 6 bulan, hanya membutuhkan blok puzzle yang mudah dengan fokus pengenalan warna, tapi ketika sudah bertambah umur, maka perlu diperkenalkan yang lebih detail, untuk mengasah sensorik dan motorik anak.
Pembagian buku puzzle itu sendiri bagian program Customer Centric Inisiatif RS Siloam. Program inilah yang membedakan Siloam dengan rumah sakit lainnya dalam memberikan pelayanan penuh kepada para pasien.
“Siloam percaya pada nilai kepuasan pasien dapat meningkatkan layanan kesehatan. Inilah tujuan dari customer centric inisiatif,” tambah Gill.
Pembagian puzzle ini secara serentak dilakukan juga di Jakarta, Surabaya, Purwakarta, Cikarang, Medan, Jambi, Palembang, Balikpapan, Manado, Makassar, Kupang, Denpasar, dan Labuan Bajo. (tety)

