10.7 C
New York
04/05/2026
Aktual

Menteri Puan Bagikan 1. 265 KIP di dua kecamatan di Kota Ambon

AMBON (Pos Sore) — Usai memberikan bantuan di Desa Rumah Tiga, Presiden bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani beserta rombongan bergerak menuju lokasi kedua: SMPN 2 Kota Ambon.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir, bersama wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, dan Kepala Sekolah SMPN 2 Kota Ambon menyambut kedatangan Presiden dan rombongan.

“Untuk siswa SD, dana KIP yang akan diterima sebesar Rp450.000, untuk siswa SMP sebesar Rp750.000, dan untuk SMA/K sebesar Rp1.000.000” ucap Menko PMK mengawali laporannya, Rabu (8/2).

Masih dalam laporannya, Menko PMK melanjutkan pemerintah pada 2017 ini telah menargetkan sebanyak 16,4 juta anak segera menerima manfaat dari KIP. Jumlah ini rencananya akan segera ditambah lagi menjadi 17,9 juta penerima manfaat KIP.

Pada 2016, pemerintah telah mendistribusikan sebanyak 158.933 KIP kepada anak yatim piatu. Sementara di tahun ini, rencananya ada penambahan sebanyak 736.848 KIP yang akan didistribusikan. Sehingga total pendistribusian KIP untuk anak yatim se-Indonesia adalah sebanyak 896.781.

Menko PMK didampingi Mendikbud membagikan sebanyak 1. 265 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa dari tingkat SD, SMP, SMA/K, dan SLB, secara simbolis kepada perwakilan siswa-siswi dari sekolah-sekolah di dua kecamatan di Kota Ambon, yakni Kecamatan Baguala dan Kecamatan Sirimau, dan disaksikan Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut memberikan 1 Paket bantuan berupa notebook sebanyak 20 unit kepada SMPN 2 Kota Ambon. Presiden mengharapkan pemberian bantuan notebook ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pihak sekolah untuk meningkatkan kreatifitas dan kemampuan siswa di bidang teknologi.

Pemberian KIP kepada Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu ini telah beberapa kali dilaksanakan oleh Presiden dengan didampingi Menko PMK dan Mendikbud di beberapa daerah. Beberapa waktu lalu, Presiden telah menyalurkan KIP kepada Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu di Jabodetabek, Boyolali, dan Yogyakarta. (tety)

Leave a Comment