JAKARTA (Pos Sore) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerjasama dengan Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) dan Inspirit mencanangkan Gerakan Perempuan Kepala Keluarga Inovator Indonesia (Pekka-Perintis).
Gerakan ini sebagai upaya mempeluas jangkauan dan memperkuat peran penting perempuan secara umum dan perempuan kepala keluarga miskin secara khusus agar menjadi subyek serta penggerak masyarakat dalam menghapuskan kemiskinan melalui gerakan Three Ends di Indonesia.
Menteri PPPA Yohana Yambise menjelaskan, Pekka-Perintis dimaksudkan untuk menghimpun, memperkuat, dan mendukung 100.000 Pekka-Perintis atau satu desa/kelurahan minimal satu Pekka-Perintis yang akan menjadi penggerak program Three Ends berbasis masyarakat.
“Gerakan ini juga untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan kisah dan inovasi Pekka-Perintis di seluruh Indonesia dalam hal membangun masyarakat, khususnya peran mereka dalam menggerakkan dan mengampanyekan program Three Ends di masyarakat,” kata Yohana yang diwakilkan oleh Sekretaris KPPPA Wahyu, di Jakarta, Selasa (20/12).
Pekka-Perintis sendiri telah dilatih oleh 104 promotor Pekka-Perintis dari 34 propinsi. Promotor telah mendata dan mendokumentasikan 1.800 orang Pekka-Perintis di wilayahnya masing-masing di 34 propinsi.
Mereka adalah perempuan kepala keluarga yang telah mengembangkan berbagai inovasi yang berguna bagi masyarakat sekitarnya.
“Saat ini juga sedang dikembangkan aplikasi android Pekka-Perintis yang akan dipergunakan untuk menjangkau Pekka-Perintis di setiap desa di Indonesia yang akan menjadi motivator Gerakan Pekka-Perintis di Indonesia,” tambahnya.
Bagi KPPPA, mereka menjadi ujung tombak gerakan mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan orang, dan mengakhiri ketidakadilan akses ekonomi untuk perempuan. (tety)
