18.1 C
New York
07/05/2026
Aktual

Inilah Kota dan Kabupaten Pemenang IRSA 2016

irsa-5

    Ki-Ka: Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan, Kartini Rustandi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Chief Executive Officer Adira Insurance Indra Baruna dan Kepala Bagian Keamanan & keselamatan Korps. Lalu Lintas Polri Kombespol Indra Gautama pada acara Indonesia Road Safety Award. di Jakarta, Selasa (6/12)

irsa-6

JAKARTA (Pos Sore) — Kecelakaan lalu lintas sebenarnya musibah yang seharusnya bisa dihindari. Fakta yang terjadi di lapangan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih cukup tinggi.

Berdasarkan data Korlantas Polri, pada 2015 masih tercatat sebanyak 98.970 kecelakaan lalu lintas. Dan kecelakaan lalu lintas ini paling banyak terjadi pada usia produktif.

Melihat kondisi yang masih memprihatikan tersebut, Adira Insurance, selalu mengampanyekan I Wanna Get Home Safely! agar berbagai pihak lainnya untuk terus peduli kepada keselamatan jalan guna menekan angka kecelakaan di Indonesia.

Salah satu kegiatan dalam kampanye dengan menggelar ajang penghargaan Indonesia Road Safety Award (IRSA). Ini adalah program apresiasi kepada kota dan kabupaten terbaik yang telah menerapan program-program terkait keselamatan jalan.

Semangat dari program IRSA adalah untuk memberikan dukungan kepada pemerintah kota dan kabupaten agar terus bekerja keras menerapkan pilar-pilar keselamatan jalan di lingkungan pemerintahannya sehingga tercipta keselamatan lalu lintas jalan.

Pada perhelatan pengumuman pemenang IRSA 2016 pada Selasa (6/12), di Hotel JW Marriot, Jakarta, ada empat kota dan kabupaten yang penghargaan tersebut karena dinilai telah menerapkan berbagai kebijakan terkait keselamatan di jalan raya.

Pemberian penghargaan, yang digagas Adira Insurance (PT Asuransi Adira Dinamika) ini untuk keempat kalinya sejak digagas pada 2011.

Dirut Adira Insurance, Indra Baruna mengatakan keempat kota/kabupaten itu terpilih setelah menjalani serangkaian penilaian dari dewan juri. Penilaian itu mengacu pada atribut lima pilar yang terdapat dalam Rancangan Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNKJ).

Kelima pilar itu adalah manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penanganan pra dan pascakecelakaan.

“Tiap tahun, ukuran penilaian itu ditingkatkan, misalnya jalan yang diobservasi dan responden survei lebih banyak. Penjurian kali ini juga lebih spesifik pada masing-masing pilar,” ujarnya, usai pemberian penghargaan IRSA .

Empat kota/kabupaten pemenang IRSA 2016 itu dibedakan sesuai kategori jumlah penduduk. Kategori kota berjumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa, pemenang utamanya adalah Surabaya. Untuk kabupaten berpenduduk lebih dari satu juta jiwa pemenang utamanya adalah Kabupaten Jepara.

Sedangkan kategori kota berpenduduk di bawah satu juta jiwa, pemenang utamanya Kota Balikpapan, dan kategori kabupaten berpenduduk di bawah satu juta jiwa pemenangnya adalah Kabupaten Pekalongan.

Selain empat kategori itu, IRSA 2016 juga diberikan kepada kota/kabupaten kategori khusus. Kota Tangerang Selatan meraih penghargaan kategori peningkatan indeks keselamatan jalan terbaik, dan Kabupaten Jepara untuk kategori inovasi program keselamatan jalan terbaik.

Sementara, Kota Semarang meraih penghargaan terkait upaya meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum, dan Kota Jakarta Pusat untuk upaya meningkatkan kualitas sarana pejalan kaki yang berkeselamatan.

Indra mengungkapkan, pada IRSA pertama 2011, tercatat 57 Kota/Kabupaten yang mendaftar. Tahun ini, tercatat 92 Kota/Kabupaten yang mendaftar dan 18 lainnya direkomendasikan para pakar road safety. Dari total peserta sebanyak 110 itu, selanjutnya dipilih 17 Kota/Kabupaten finalis IRSA 2016.

“Peningkatan peserta ini sinyal positif bahwa kesadaran dan komitmen aktifitas mengurangi angka kecelakaan di jalan semakin kuat. Kami harap, titik penilaian bukan hanya soal jumlah kendaraan dan kecelakaan saja, tapi juga sampai pada tingkat kepadatan kendaraan,” ujarnya.

Berikut selengkapnya para pemenang IRSA 2016:
1. Kategori Kota dengan Jumlah Penduduk di Atas 1 Juta Jiwa
Pemenang Utama: Kota Surabaya
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kota Surabaya
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kota Surabaya
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kota Surabaya
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kota Surabaya
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kota Surabaya

2. Kategori Kota dengan Jumlah Penduduk di Bawah 1 Juta Jiwa
Pemenang Utama: Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 5 Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kota Balikpapan

3. Kategori Kabupaten dengan Jumlah Penduduk di Atas 1 Juta Jiwa
Pemenang Utama: Kabupaten Jepara
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kabupaten Jepara
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kabupaten Jepara
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kabupaten Jepara
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kabupaten Jepara
Pemenang Pilar 5 Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kab Cirebon

4. Kategori Kabupaten dengan Jumlah Penduduk di Bawah 1 Juta Jiwa
Pemenang Utama: Kabupaten Pekalongan
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kabupaten Pekalongan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kabupaten Gunung Kidul
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kabupaten Pekalongan
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kabupaten Pekalongan
Pemenang Pilar 5 Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kab Gunung Kidul

5. Kategori Khusus
Kota atau Kabupaten dengan Peningkatan Indeks Keselamatan Jalan Terbaik: Kota Tangerang Selatan
Kota atau Kabupaten dengan Inovasi Program Keselamatan Jalan Terbaik: Kabupaten Jepara
Kota atau Kabupaten pada Upaya Meningkatkan Jumlah Pengguna Angkutan Umum: Kota Semarang
Kota atau Kabupaten pada Upaya Meningkatkan Kualitas Sarana Pejalan Kaki yang Berkeselamatan: Kota
Jakarta Pusat (tety)

Leave a Comment