06/05/2026
Aktual

RSPB Bentuk Premier Scoliosis Club

img_20161119_1148461

TANGERANG (Pos Sore) – Rumah Sakit Premier Bintaro (RSPB) meresmikan terbentuknya Premier Scoliosis Club. Ini adalah wadah silaturahmi dan berbagi informasi antara para skolioser dengan RSPB.

“Melalui wadah ini diharapkan informasi terkini dan pelayanan yang lebih baik terkait skoliosis akan dapat dilakukan secara bersama-sama dan terpadu,” kata Ketua Premier Scoliosis Club, M.M. Pringgondani, ST, MSi, di RSPB, Sabtu (19/11). Adapun Dewan Pembina Premier Scoliosis Club adalah Dr. Dr. Lutfi Gatam, SpOT (K-Spine).

Skoliosis sendiri adalah bentuk kelainan tulang belakang yang berbentuk lengkung (curve S) dan disandang oleh hampir 90 persen manusia. Menurut penelitian, kelainan ini lebih banyak dialami wanita dan usia remaja.

img_20161119_1147471

Pembengkokan pada tulang belakang ke arah kiri atau kanan ini, kondisinya bisa ringan atau berat. Dalam kasus ringan, pembengkokan dengan kurva tidak lebih dari 20 derajat, yang biasanya tidak mengeluhkan apa-apa. Di Indonesia sendiri, seringkali ditemukan orang dengan skoliosis dalam derajat pembengkokan lebih dari 100 derajat

“Skoliosis bukan penyakit, namun lebih dikarenakan deformitas struktur tulang belakang yang khas, yang acapkali mengganggu fungsi organ dalam,” jelasnya di sela Skoliosis Gathering 2016 bertajuk ‘Kita Muda, selalu bersama, dan akan menundukkan dunia’.

Efek yang dirasakan akibat kelainan itu seperti sesak napas, gampang pegal dan nyeri punggung, sampai gangguan jantung dan penjepitan saraf tulang belakang.

Sejak RS Premier Bintaro didirikan pada 1998, sudah banyak kasus skoliosis, mulai derajat ringan hingga derajat berat. Para pasien dengan kelainan tulang tersebut juga telah ditangani RSPB, baik oleh dokter spesialis Orthopedi Tulang Belakang, Saraf, Rehab Medik, dan lain-lain. (tety)

Leave a Comment