JAKARTA (Pos Sore)– Setelah mendapat nilai baik dalam survei yang dilakukan oleh Kompas dan CSIS, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan pihaknya akan terus melakukan peningkatan dan perbaikan kinerja DPR RI ke depan.
Sebab, DPR RI kali ini lebih konsentrasi untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) untuk membuat legislasi, anggaran, dan pengawasan.
“Setidaknya sudah ada 10 UU yang disahkan, pimpinan DPR RI dan pimpinan fraksi-fraksi sepakat untuk meniadakan kunjungan atau studi banding ke luar negeri. Kecuali, BKSAP dan Komisi I DPR RI yang tugasnya memang harus ke luar negeri sesuai bidangnya,” tegas penasihat Partai Demokrat itu.
Ia menegaskan hal itu dalam dialektika demokrasi ‘Citra dan Kinerja DPR yang Membaik’ bersama anggota MKD HR. Muhammad Syafi’I, Professor riset LIPI Siti Zuhro, dan pakar hukum tata negara Universitas Al-Azhar, Rachmat Bagdja di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (15/9).
Agus Hermanto mengakui jika pada tahun-tahun pertama DPR RI periode ini masih diwarnai dengan ketegangan politik internal, sehingga belum bisa fokus untuk menjalakan tugasnya untuk rakyat. Tapi, dalam setahun terakhir ini sudah membaik, meski Demokrat tetap bukan sebagai oposisi maupun pendukung pemerintah.
Meski demikian, ia menegaskan, Demokrat tetap kritis jika kebijakan DPR dan pemeirntah tidak berpihak untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara. (bambang tri)
