17.8 C
New York
08/05/2026
Aktual

3 Menteri Rakor Samakan Persepsi Stabilkan Harga Pangan

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Desa Eko Putro Sanjoyo melakukan rapat koordinasi stabilisasi harga dan pasokan pangan pokok strategis di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (29/8).

“Rakor ini dilakukan agar egoisme sektor harus dihapus. Untuk menyamakan persepsi. Makanya kami berkomunikasi dan bersinergi antar Kementerian. Selama ini komunikasi antar kementerian masih kurang lancar. Dengan menghilangkan ego sektoral, diharapkan komunikasi akan berjalan lancar,” kata mentan, usai rakor.

Mendag pun sependapat. Katanya, ketiga menteri harus saling kompak, mendukung, dan berkontribusi agar pasokan dan harga pangan bisa lebih dikendalikan dengan baik. Sebagai pembantu Presiden, hendaknya semua sektoral bisa bertugas dengan kerja sama yang baik di lapangan.

“Kami adalah pembantu Presiden yang diberi tugas untuk mengamankan pangan. Dengan adanya koordinasi, gambaran persoalannya sudah semakin jelas dan nyata,” tandasnya.

 
Dalam kesempatan itu, Amran juga menambahkan, jumlah impor telah turun hingga 60% di periode Januari-Juli 2016, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, tahun depan sudah tak ada lagi impor jagung.

“Asumsinya tahun ini saja ada potensi produksi sebesar 21,53 juta ton naik dari tahun lalu yang hanya mencapai 19,61 juta ton. Bahkan ke depan hingga 30 tahun menuju 100 tahun Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” katanya.

Dikatakan, besarnya produksi jagung tahun 2016 mencukupi untuk untuk kebutuhan pakan 750.000 ton sebulan, dan kebutuhan industri makanan sebesar 1,5 juta ton per bulan. (tety)

Leave a Comment