08/05/2026
Aktual

Manfaatnya Besar, Kemenkop Kembali Gulirkan Program Wirausaha Pemula pada 2017

JAKARTA (Pos Sore) – Kementerian Koperasi dan UKM akan kembali menggulirkan program kewirausahaan nasional bertajuk ‘Wirausaha Pemula’ (WP) pada 2017 dengan anggaran sebesar Rp100 miliar. Anggaran sebesar itu ditargetkan dapat menjaring sekitar 10 ribu WP.

“Karena, WP ini program yang sangat baik untuk mendorong masyarakat menjadi wirausahawan yang difasilitasi oleh Kementrian Koperasi dan UKM,” kata Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS, di Jakarta, Jumat (29/7).

Ia mengungkapkan, sejak program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) digulirkan pada 2013, sudah melahirkan sekitar 193 ribu wirausaha yang bergerak di berbagai sektor usaha. Karena itu, pihaknya menilai, program WP bagus untuk pemerataan berwirausaha dengan pendampingan sampai mereka besar.

“Terlebih setelah besar juga tetap kita dampingi dan terus kita dorong untuk menjadi lebih besar lagi. Diharapkan, para penerima program WP bisa memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) dalam pengembangan usahanya,” tandas Prakoso.

Selain itu, pihaknya juga membantu para wirausaha pemula itu memperoleh sertifikasi untuk ekspor dan ritel khusus UKM. Sertifikasi ini gratis, ditanggung pemerintah.

Salah satu pelaku UKM yang merasakan manfaat WP adalah Intan Hapsari. Perempuan cantik berusia 23 tahun ini pada 2013 mendapat bantuan permodalan dari program WP 2013 sebesar Rp14 juta dari Rp18 juta yang diajukan. Modal ini digunakan untuk mengembangkan bisnis jilbab yang dijalaninya.

“Program WP ini menurut saya sangat diperlukan masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk memulai langkah menjadi wirausaha,” tutur Intan yang lulus cumlaude dengan IPK 3,72.

Lulusan Ilmu Keguruan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten tahun 2016 itu sangat bersyukur, mendapatkan bantuan tersebut. Bagi dirinya bantuan dana WP itu selain memberikan rasa kepercayaan diri untuk mengembangkan usaha juga membuka mindset untuk terus berinovasi.

“Bantuan dana Wirasusaha Pemula ini harus terus ada. Karena sangat berguna dalam menciptakan wirausaha-wirausaha baru. Pemerintah harus terus bersinergi dengan peraih WP, jangan hanya memberikan dana bantuan saja,” tandas perempuan berhijab ini.

Berkat bantuan itu, usaha jilbabnya dengan label ‘Agnia Collection’ sudah bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain dengan memiliki 25 reseller yang tersebar di wilayah Banten dan Pontianak dan mampu menjual 500 jilbab dalam sebulan.

“Ke depan, untuk pengembangan bisnis, saya akan kursus menjahit dan membeli mesin jahit sendiri. Saya ingin memiliki konveksi sendiri untuk produksi jilbab,” tandasnya. (tety)

Leave a Comment