12.6 C
New York
07/05/2026
Aktual

Smesco Rangkul Netizen Angkat Produk UKM ke Pasar Global

IMG-20160618-WA0020

JAKARTA (Pos Sore) — Atmosfer semangat menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memang menjadi kegairahan tersendiri di dunia bisnis, khususnya UKM. Di era digital saat ini dengan kecanggihan teknologi informasi, memberikan ruang begitu luas bagi UKM untuk berkembang lebih mudah menuju pasar global.

Tentu, dengan catatan, UKM kita harus ‘melek dan sadar teknologi’. Terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk tujuan promosi dan pemasaran.

Untuk ‘membuka’ mata para UKM ini, SMESCO sebagai lembaga layanan pemasaran KUKM, kembali menggandeng komunitas digitalpreneur, pegiat media sosial dan netizen dalam penyelenggaraan event bertajuk ‘Smesco Digipreneur Day’ bertema ‘One Shoot for UKM Go World’, di Galeri Indonesia Wow, Gedung SME, Sabtu (18/6).

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Ahmad Zabadi menjelaskan, Smesco Digipreneur Day adalah event atau wahana beraktivitasnya para profesi digital preneur di bidang promosi dan marketing, dengan obyek ‘All About Smesco’. Tujuannya, mempromosikan produk-produk UKM Smesco, pengusaha binaan UKM,program dan kegiatan Smesco yang dieksiskan di media digital netizen seperti blog, facebook, Instagram, twitter dan youtube (digital media promotion).

“Event kali ini berisi session video coaching yang disinergikan dengan talkshow bisnis dari sejumlah UKM binaan Smesco. Menghadirkan profesional videografer Bening Kharisma Buwana dan Yosa Tobing untuk melatih teknis pembuatan video dan content promosi kepada 40 netizen, youtuber dan pegiat media sosial,” kata Ahmad Zabadi.

Dipilihnya media audio visual dalam session ini, lanjut Ahmad Zabadi, karena perannya yang semakin diperhitungkan dan memberikan pengaruh kuat dalam dunia promosi. Video marketing dinilai banyak kalangan pebisnis paling pas untuk menarik perhatian masyarakat. Apalagi penyebarannya melalui media sosial dan youtube.

“Di siniah peran Smesco menjadi jembatan bagi akselerasi UKM yang memiliki produk berkualitas di Smesco untuk tampil lebih maksimal,” ujar Zabadi.

Sesuai momen ‘Ramadhan Fair dan Lebaran Sale’ di Smesco, obyek pengambilan gambar video adalah produk-produk yang telah terkurasi dan didisplay di Galeri Indonesia Wow. “Diharapkan, melalui pelatihan gratis ini pegiat media sosial dapat meciptakan karya video promosi yang menarik sehingga produk-produk UKM Smesco menjadi viral di Youtube dan media sosial,” tambahnya.

Untuk memberikan apresiasi kepada peserta coaching, Smesco juga mengkompetisikan video yang telah dimuat mereka setelah diuplod di youtube dan diviralkan di media sosial. Ahmad Zabadi pun sangat mengapresiasi antusiasme dan keterlibatan kalangan digital preneur dan netizen dalam kegiatan Smesco DigipreneurDay.

“Dari kolaborasi ini diharapkan dapat membangkitkan rasa memiliki dan tanggung jawab sekaligus inspirasi di kalangan digitalpreneur untuk memajukan produk UKM, khususnya di Smesco melalui karya video yang menarik dan informatif,” lanjut Ahmad Zabadi.

Smesco juga menyelenggarakan talkshow bisnis bertema ‘One Day, One Goal for UKM Go Global’, menghadirkan UKM Binaan Smesco yaitu Tajudin Maulana (pemilik Celana Sarung inovatif Tajmaul), Ahmad Rafik, pengusaha hijab Alls Scarf, praktisi digital marketing dari Bdigital yaitu Andi Silalahi dan Co-founder Jose Ricardo Santos, Rubie Limpoyie director startup ecommerce Apana.id serta Opid Adisuryo, dan Chief Marketing Officer Pawoon kasir apiikasi untuk UKM.

Diadakan pula audisi pemilihan Smesco Hijab Icon Star sebagai pre event SMESCO Ramadhan Festival pada 23 – 25 Juni 2016.

Selama acara berlangsung, para pengunjung yang terdiri dari UKM, netizen, blogger, dan mahasiswa ini dilibatkan dalam berbagai kegiatan kompetisi di antaranya live twitt competition, live IG competition, live report video dan blog competition. Sehingga selama seharian penuh hastag #SmescoDigipreneurDay dan #UKMSMESCOGoGlobal bakal berterbaran di kanal-kanal media sosial netizen yang datang pada acara tersebut.

“Ya, ini salah satu cara, mengoptimalkan kekuatan netizen agar SMESCO lebih dekat dan lebih dikenal masyarakat,” tandas Ahmad Zabadi. (tety)

Leave a Comment