06/05/2026
Aktual

Kemenkop UKM Optimalkan Pusat Layanan Usaha Terpadu

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) ingin mengoptimalkan keberadaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) untuk mendongkrak kinerja UMKM. Di antaranya dengan sertifikasi pendamping UMKM yang ada di pusat layanan tersebut.

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Yuana Setyowati mengatakan, UMKM musti terus didampingi agar lebih kuat menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pendampingan yang diberikan antara lain bimbingan, konsultasi, hingga advokasi yang dilakukan sendiri oleh lembaga pendamping.

“Kami juga menyediakan tenaga pendamping perorangan yang memiliki kapasitas dan kompetensi. Saat ini ada 7.368 pendamping yang terdaftar dan tersebar di berbagai daerah. Hanya saja, selama ini kan mereka belum ada yang memiliki sertifikat makanya kami mulai sertifikasi tahun ini,” kata Yuana di sela rapat koordinasi program restrukturisasi UKM dengan kepala dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia, di Sahid Rich Hotel Jogja, Rabu (16/3) malam.

Disebutkan, para pendamping melakukan pendampingan sesuai dengan program masing-masing kedeputian. Khusus pendampingan PLUT KUMKM, lanjut Yuana, sebanyak 293 orang ditempatkan di 49 PLUT KUMKM. Fungsi pendamping dalam hal ini dinilainya penting untuk memberikan konsultasi bagi UMKM. Tahun ini, pihaknya akan melakukan seleksi kembali para pendamping pada Juni mendatang, termasuk juga pendamping lama yang diwajibkan daftar ulang.

“Saat ini terdapat 42 PLUT dan direncanakan tahun ini kami menambah tujuh PLUT lagi pada Mei mendatang. Hingga tahun 2019, pemerintah pun menargetkan terdapat 265 PLUT untuk meningkatkan layanan bagi pengembangan usaha KUMKM di berbagai daerah,” tuturnya. (tety)

Leave a Comment