05/05/2026
Aktual

Kadar LDL dalam Darah Tinggi Picu Timbulnya Stroke

JAKARTA (Pos Sore) — Data WHO pada 2014 melaporkan penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian tertinggi untuk penyakit tidak menular. Secara epidemiologi, data menunjukkan terdapat 17,5 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskular dan 6,7 juta orang di antaranya meninggal akibat stroke. Stroke sendiri penyakit mematikan yang menyerang bagian saraf otak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah di otak.

“Di tahun 2030, perkiraan jumlah kematian akibat penyakit kardiovaskular sebanyak 23,3 juta orang. Penyakit kardiovaskular itu berhubungan dengan pembuluh darah, termasuk stroke dan jantung,” kata Dokter Spesialis Saraf dr Mursyid Bustami SpS(K) KIC MARS, yang juga Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional (PON), dalam Journalist Class bersama Pfizer membahas ‘Kolesterol, Stroke dan Statin, Kawan atau Lawan’, di Jakarta, Selasa (1/3).

Di Indonesia berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan stroke menjadi penyebab kematian dan kecacatan utama di hampir di seluruh rumah sakit di Indonesia. Stroke merupakan penyakit neurologi utama yang menjadi penyebab kecacatan nomor satu.

Berdasarkan Riskesdas dari Kementerian Kesehatan tersebut, menunjukkan pada 2007 dan 2013 terjadi peningkatan prevalensi stroke di Indonesia. Pada 2007 terdapat 8,3 per 1000 penduduk kasus stroke. Sementara di tahun 2013 kasusnya menjadi 12,1 per 1000 penduduk.

“Kejadian penyakit stroke yang terus meningkat ini, salah satu penyebabnya karena masyrakat masih kerap mengabaikan pentingnya pengendalian faktor resiko stroke,” tandasnya.

Adanya risiko kematian yang besar, semua masyarakat harus aktif untuk menurunkan tingkat kesakitan stroke. Caranya yaitu dengan mencegah dan mengobati penyakit itu secara tepat.

“Stroke juga merupakan 10 persen penyebab kematian di dunia. Beban stroke lebih besar dari serangan jantung. Dari mulai beban biaya, keluarga stres, hingga status pasien yang kehilangan pekerjaan,” imbuhnya.

Stroke ini sering disebut brain attack (serangan otak). Ini terjadi akibat suplai oksigen dan makanan ke otak terhambat, karena pembuluh darah tersumbat atau pecah.

“Sudah banyak yang mengetahui dan menyadari kolesterol sebagai salah satu penyebab utama penyakit jantung. Namun, belum banyak yang menyadari kolesterol jahat yang dikenal dengan Low Density Lipoprotein (LDL) yang tinggi menjadi salah satu faktor resiko utama penyebab stroke,” tambahnya.

Tingginya kadar LDL dalam darah dapat menyebabkan terjadinya aterosklerosis yaitu suatu keadaan pembuluh darah yang menyempit akibat menempelnya atau menyelipnya lemak di dinding pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah ke otak terganggu. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik, maka dapat timbul stroke. (tety)

Leave a Comment