02/05/2026
Aktual

Melalui Aplikasi Gampil, Warga Kota Bandung Kini Tak Ribet Dirikan Usaha

Cicendo-20160225-02947

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koperasi UKM AAGN Puspayoga didampingi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, meluncurkan program ‘Gampil’ (Gadged Mobile Application for Licence) dengan tagline ‘Gampil, Satu sentuhan untuk UKM Juara’, di halaman Balai Kota Bandung, Jawa Barat.

Dengan aplikasi ini, kini warga Kota Bandung sudah bisa memulai usaha dengan cara yang sangat mudah, tidak perlu izin dan cukup memberitahukan melalui aplikasi ‘Gampil’ di gadgetnya.

“Untuk menjadi pengusaha mikro tidak perlu lagi izin, cukup memberitahu pemerintah Kota, kemudian pemerintah Kota akan merespon dengan mengeluarkan tanda daftar usaha kecil/mikro dan itu langsung bankable untuk skema KUR,” jelas Walikota Bandung Ridwan Kamil, Kamis (25/2).

Hadir dalam kesempatan ini, Deputi bidang Produksi dan Pemasaran I Wayan Dipta, Deputi bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Setyowati Barnas, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Bandung, para pejabat kota Bandung, serta para pelaku usaha di Kota Bandung. Aplikasi ini sendiri hasil inovasi Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung.

Kelebihan aplikasi ini sudah bisa langsung konek ke perbankan. Tak hanya itu, program Gampil juga memberikan proteksi dan pemberdayaan potensi ekonomi lokal bagi warga kota Bandung. Publik sudah bisa mendownload di playstore pada smart phone dengan keyword ‘Gampil’.

Fasilitas ini hanya berlaku bagi warga yang ber KTP Bandung saja. Dengan legalitas tersebut, perbankan sudah siap menyalurkan KUR dan kredit Mikro apabila diperlukan.

Bandung, dikatakan Emil, begitu sapaan Ridwan Kamil, tidak mempunyai konglomerat raksasa, sumber daya alam yang bagus, namun mempunyai knowledge yang memadai. Dan, Bandung bisa disebut sebagai Kota UKM saking banyaknya pelaku UKM.

“Pahlawan-pahlawan Kota Bandung adalah UKM, jadi wajar saya mendengarkan curhat mereka,” terangnya.

Menteri Puspayoga menyambut gembira program baru di Kota Bandung ini. Apa yang dilakukan Walikota Bandung ini sudah on the track untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ini menandakan negara hadir di tengah-tengah masalah sosial.

“Para pelaku UKM ini kita beri fasilitas yang sangat mudah serta bunga yang seringan-ringannya. Bunga KUR saat ini hanya 9% per tahun dari sebelumnya 22%. Tahun depan pun akan diturunkan lagi menjadi hanya 7%,” katanya. (tety)

Cicendo-20160225-02950

Leave a Comment