22.1 C
New York
24/04/2026
Aktual

Priyo Minta Calon Tak ‘Main Uang’ di Munaslub Golkar

JAKARTA (Pos Sore)— Priyo Budi Santoso meminta semua kader Partai Golkar yang berniat maju sebagai calon ketua umum partai berlambang Pohon Beringin itu pada Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) datang tidak ‘perang’ uang melainkan mengutamakan gagasan untuk diusung dan diadu.

Itu dikatakan Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Kampar (Riau), Priyo Budi Santoso menanggapi praktek politik uang pada Munaslub Partai Golkar mendatang.

“Jangan gunakan politik uang, saling serang untuk menjadi ketua umum Partai Golkar. Gunakan cara-cara yang baik, utamakan gagasan cemerlang dibanding move untuk menihilkan citra. Lebih baik konsentrasi adu gagasan,” kata Wakil Ketua DPR RI 2009-2014 tersebut.

Priyo menyayangkan munculnya manuver-manuver soal sawer dolar hingga jet pribadi. Dia menegaskan bahwa Munas akan berlangsung secara demokratis dan jauh dari politik uang.

“Kami prihatin, pemberitaan dipenuhi soal jor-joran dolar, gaya hidup mewah, ini jadi efek kurang baik. Munas nanti akan demokratis, transparan, kredibel, dan bersih,” ucap pria yang gagal meraih kursi parlemen pada Pemilu Legislatih 2014 tersebut.

Saat ini, arena kontestasi caketum Golkar seolah hanya didominasi oleh Ade Komarudin dan Setya Novanto. Padahal, ada calon-calon lain yang juga mumpuni.
Bahkan Priyo mengaku memiliki komunikasi dan hubungan yang baik dengan pengurus-pengurus daerah.

Priyo mengaku siap bersaing dengan calon-calon lainnya dan mengaku siap adu gagasan untuk menduduki orang nomor satu di partai berlambang Pohon Beringin tersebut. “Saya sedang ambil ancang-ancang. Kalau sejarah memanggil, saya tidak akan menolak,” kata dia.

Lebih jauh Priyo meminta agar KPK dan Bareskrim Polri dilibatkan dalam Munaslub Partai Golkar agar terselenggara bersih dan transparan. “KPK dan Polri dapat berperan besar memantau pelaksanaan Munaslub sehingga dapat berjalan bersih dan transparan.”

Dia menilai, KPK dan Bareskrim Polri dipastikan mendorong Munaslub Partai Golkar berjalan bersih. “Kami membuka diri untuk diawasi. Jika ada yang tampil super wah, maka penegak hukum dapat menggunakan kewenangannya,” kata Priyo.

Mantan Ketua Umum MKGR ini juga mengusulkan agar akademisi, cendekiawan, pengamat politik, dan aktivis antikorupsi turut memantau Munaslub Partai Golkar.

“Usulan-usulan seperti itu muncul dalam rapat pleno Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar,” demikian Priyo Budi Santoso. (akhir)

Leave a Comment