06/05/2026
Aktual

Menkop Apresiasi Program ‘Gampil’ yang Mudahkan Warga Bandung Membuka UKM

JAKARTA (Pos Sore) — Kini warga Bandung semakin dimudahkan mengurus perizinan usahanya. Cukup dengan memberitahukan melalui aplikasi Gampil (Gadged Mobile Application for Licence) melalui handphone. Program Gampil memberikan proteksi dan pemberdayaan potensi ekonomi lokal bagi warga kota Bandung.

“Di Bandung untuk menjadi pengusaha kecil tidak perlu izin, cukup memberitahu pemerintah Kota, pemerintah Kota akan merespon dengan mengeluarkan tanda daftar usaha kecil/mikro dan itu langsung bankable untuk skema kredit KUR,” kata Walikota Bandung Ridwan Kamil saat cofee morning dengan Menkop & UKM Puspayoga, di Pendopo Walikota Bandung, selasa (23/2).

Menteri Puspayoga menyambut gembira program baru di Kota Bandung ini. Ia pun langsung menginstal program tersebut di handphone miliknya. Program dengan online sistem ini dinilainya sangat bagus ini

“Harusnya ini menjadi pilot project di Indonesia karena cukup mudah hanya memberitahukan melalui handphone untuk memulai usaha,” kata menkop seraya menambahkan aplikasi tersebut akan disampaikan kepada Presiden Jokowi.

Kelebihan aplikasi ini sudah bisa langsung konek ke perbankan. Aplikasinya ini sekarang juga sudah siap, publik sudah bisa mendownload di playstore dengan keyword ‘Gampil’ pada handphonenya. Gampil sendiri berarti mudah atau gampang.

Fasilitas ini hanya berlaku bagi warga yang ber KTP Bandung saja. Dengan legalitas tersebut, perbankan sudah siap menyalurkan KUR dan kredit Mikro apabila diperlukan.

Aplikasi untuk perizinan UKM ini rencananya akan dilaunching pada kamis 25 Februari dengan tagline ‘Gampil, Satu sentuhan untuk UKM Juara’. Ridwan Kamil pun pada kesempatan tersebut sekaligus mengundang Menkop UKM Puspayoga untuk hadir dan meresmikannya.

Pada kesempatan tersebut Walikota Bandung didampingi Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung, KadisKop Kota Bandung, Kadiskop Propinsi Jabar dan Kepala BPR Kota Bandung. Sedangkan menkop didampingi Deputi bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo. (tety)

Leave a Comment