JAKARTA (Pos Sore) — Kamar Dagang Indonesia (KADIN) berharap Kementerian Koperasi dan UKM agar menggandeng Kadinda-Kadinda (Kadin daerah) dalam pengembangan UMKM di daerah. Terutama dalam hal pengembangan ekonomi kreatif yang sudah memiliki produk-produk unggulan
Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Sandiaga Uno, sektor UMKM yang tengah berkembang saat ini adalah industri kreatif, industri teknologi dan digital, industri tekstil berbasis ekspor, serta industri pariwisata.
“Bentuk dukungan terhadap UMKM saat sekarang bisa dilakukan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku ekonomi di akar rumput. Selain itu, berupaya untuk memperbaiki daya beli masyarakat dengan memberi stimulus pada usaha mikro,” kata Sandiaga saat Rapat Kerja antara Kadin Indonesia dengan Kementerian Koperasi dan UKM, di Jakarta, Rabu (17/2).
Sementara itu, Sekretaris Kemenkop UKM Agus Muharram mengatakan pihaknya sudah menggulirkan beberapa program unggulan dalam pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia. Untuk ijin usaha mikro dan kecil (IUMK), misalnya, kini sudah bisa diberikan hanya di level Camat dan Lurah, serta tanpa biaya. Ini hasil koordinasi kita dengan Kemendagri.
“Terkait hak paten produk UKM, sudah berkoordinasi dengan Kemenhuk HAM. Saat ini, pengurusan hak paten bisa diberikan hanya dalam waktu satu jam saja dan tanpa biaya apa pun alias gratis. Ini untuk melindungi produk UKM kita bila melakukan expo atau pameran di luar negeri agar tidak dijiplak,” tambahnya.
Deputi Bidang Pengembangan SDM Prakoso Budi Susetyo menambahkan, sebenarnya banyak kegiatan Kemenkop UKM yang bisa disinergikan dengan program Kadin Indonesia, terutama di daerah-daerah.
“Salah satunya adalah kerjasama di bidang pelatihan kewirausahaan. Karena, kami memiliki program dari mulai Wirausaha Pemula, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil, ujarnya. (tety)

