JAKARTA (Pos Sore) — Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM terus melanjutkan program peningkatan kapasitas SDM koperasi dan UKM pada tahun anggaran 2016. Anggaran program ini akan dialokasikan kepada 48.327 SDM kewirausahaan dan koperasi.
Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso B Susetyo, mengatakan, untuk tahun ini, pihaknya tetap mengedepankan program strategis pada pengembangan SDM UKM dan koperasi.
“Saya yakin program ini akan mencapai target seperti tahun 2015 . Pada 2015, capaian penyerapan anggran untuk program ini sebesar 95,5%,” katamya, di Jakarta, Jumat (8/1).
Dikatakan, ada dua program strategis yang akan dilaksanakan. Pertama, peningkatan kapasitas SDM koperasi dan UKM. Kedua, program Pengembangan Standarisasi dan Sertifikasi SDM KUKM yang dilakukan melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKNI) bagi 1.680 orang.
Adapun untuk program pertama meliputi Pemasyarakatan Kewirausahaan (4000 orang), Pelatihan Kewirausahan (5000 orang), Pelatihan Technopreneur (400 orang), Pelatihan Perkoperasian (2000 orang), dan Pelatihan Perkoperasian Berbasis Syariah (420 orang).
Selain itu, Pelatihan Vocational (2100 orang), Magang bagi SDM KUKM (500 orang), Pelatihan bagi Aparatur di Bidang Perkoperasian (660 orang), Peningkatan Kapasitas SDM Fasilitator dan Pendamping KUMKM (1500 orang), serta Peningkatan Kapasitas KUKM melalui DAK (24.497 orang). (tety)
