05/05/2026
Aktual

Bunga KUR Turun Jadi 9%

ukm

JAKARTA (Pos Sore) — Pemerintah menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 12% menjadi 9% yang berlaku mulai 4 Januari 2016. Penyaluran KUR 2016 juga ditargetkan hingga Rp 100 triliun dan berpeluang hingga Rp 120 triliun.

pada 2016 ini, Komite Kebijakan untuk KUR telah memutuskan penyaluran KUR ditingkatkan hingga Rp 100 triliun dan bunga turun menjadi 9%.

Penyaluran masih dilakukan oleh tiga bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI). Bank swasta, yakni Bank Sinar Mas dan May Bank juga ikut menyalurkan KUR yang khusus bagi TKI, dan dua BPD, yakni BPD Kalimantan Barat dan BPD Nusa Tenggara Timur.

Pada 2016, penyaluran KUR untuk tiga BUMN yang ditargetkan adalah BRI Rp 67,5 triliun, Bank Mandiri Rp 13 Triliun, BNI Rp1,5 Triliun.

Adapun BPD ditargetkan menyalurkan Rp2,5 Triliun, Bank umum lainnya (Swasta) Rp4 Triliun dan Lembaga Keuangan Non Bank Rp1,5triliun.

“Saya optimistis penyaluran KUR 2016 tercapai, dan didomniasi plafon KUR mikro dibandingkan KUR Ritel. Sebab, bertambahnya bank swasta dan Lembaga Pembiayaan Non Bank akan banyak fokus kepada KUR mikro,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga, di Jakarta, Senin (4/1).

Adapun plafon KUR mikro hingga mencapai Rp25 juta dan plafon KUR ritel sebesar Rp25 juta – 500 juta dan tanpa agunan

Menkop mengapresiasi penyaluran KUR tahun 2015 karena mampu mencapai Rp22 triliun atau sekitar72% dari target Rp30 triliun.

“Capaian ini sangat bagus mengingat penyaluran KUR tahun 2015 baru mulai 18 Agustus 2015. Kami mengapresiasi bank-bank pelaksana atas kerja kerasnya hingga 31 Desember2015 tercapai penyaluran Rp 22 triliun,” katanya.

Pemerintah juga membuka peluang bank swasta ikut berpartisipiasi menyalurkan KUR. Saat ini ada 10 bank swasta yang tengah diseleksi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di samping itu, ada 6 Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang akan juga akan menyalurkan KUR.

Terhadap bank swasta dan BPD, diberlakukan persyaratan yakni memiliki NPL (Non Performing Loan) kurang dari 5% dan portofolio kredit UMKM minimal 5%.

“Kami berharap 10 bank swasta tersebut memenuhi persyaratan sehingga penyaluran KUR akan lebih cepat dan sasaran tercapai,” tegas Menteri.

Selain itu, pemerintah juga membuka kesempatan bagi lembaga keuangan non bank (LKNB) turut berpartisipasi menyalurkan KUR. Hanya saja, pada 2016 ini LKNB belum ada seleksi akan dilakukan dengan tahapan pilot project. (tety)

Leave a Comment