05/05/2026
Aktual

Koperasi Harus Tumbuh dari Kesadaran Pelaku Usaha Sendiri

JAKARTA (Pos Sore) — Sesmenkop Agus Muharram menyambut baik pertemuan insan koperasi yang bergabung dalam ‘Musyawarah Bersama Koperasi Seluruh Indonesia’ untuk memperkuat keberadaan koperasi di Tanah Air.

“Kami menyambut baik pertemuan ini karena betapa pun bisa memberi sumbangan bagi kemajuan perekonomian nasional,” kata sesmenkop saat membuka Musyawarah Bersama Koperasi Seluruh Indonesia, di Jakarta, Kamis (10/12).

Menurut Muharram, untuk memajukan koperasi nasional ini pihaknya melakukan reformasi koperasi dengan membuat daftar anggota koperasi yang aktif.

“Dari 209.000 anggota koperasi, hanya sekitar 142.000 anggota yang aktif dalam arti mengadakan Rapat anggota tahunan (RAT), sisanya 67.000 unit sudah tidak mengadakan kegiatan, tidak mengadakan RAT dan hidup segan mati tak mau,” ungkapnya.

Untuk koperasi yang masih aktif pemerintah memasukkannya ke dalam daftar dan diberi bantuan berupa bimbingan manajemen dan kami beri akses ke fasilitas pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun dana bergulir dari LPDB.

Menurut dia, perhatian pemerintah terhadap koperasi sudah demikian besarnya yang terlihat dari bunga KUR yang pada tahun lalu mencapai 22%, pada tahun ini sudah diturunkan menjadi 12%.

“Pada tahun depan bunga KUR akan diturunkan lagi menjadi 9%, agar koperasi bisa bersaing dalam ekonomi pasar yang semakin tajam,” katanya.

Ia menegaskan, koperasi harus tumbuh dari kesadaran pelaku usaha sendiri. Koperasi harus tumbuh dari bawah dan tidak harus didorong-dorong. Kalau sudah tumbuh pemerintah akan memberi fasilitas dengan membuatkan akte pendirian koperasi secara gratis melalui bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI).

“Bagi pengusaha kecil yang belum bisa ke pasar bebas, sebaiknya bergabug dengan koperasi, karena koperasi itu menciptakan pasarnya sendiri. Kkalau mereka bergabung di koperasi persyaratan untuk meminjam uang untuk modal usaha tidak sesulit di bank.” (tety)

Leave a Comment