02/05/2026
AktualGaya Hidup

Menko PMK: Wakatobi Masuk 10 Prioritas Destinasi Wisata Baru

JAKARTA (Pos Sore) – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, mengatakan, Pemerintah Pusat telah menetapkan Wakatobi sebagai salah satu dari 10 prioritas destinasi wisata baru yang akan dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru kawasan.

“Pemerintah telah berkomitmen untuk mengarahkan kebijakan, program, dan kegiatan pengembangan wisata di Wakatobi,” tegasnya saat membuka secara resmi Wakatobi Wonderful Festival dan Expo (Wakatobi Wave) 2015, di Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/11).

Sebelum membuka acara, Menko PMK sempat mengunjungi Sombu Diving Site, Dermaga kapal pesiar, dan Proyek pembangunan PLTU.

Karena itu, kata Puan, ke depan diperlukan semangat yang sama dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk membangun Wakatobi sebagai daerah wisata unggulan, yang pada gilirannya akan menjadi roda perekonomian kawasan yang akan memberikan dampak bagi kesejahteraan rakyat

“Membangun perekonomian yang selaras dengan budaya bangsa, merupakan salah satu pilar dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian,” tambahnya.

Menko PMK menuturkan, bentuk nyata komitmen pemerintah untuk melaksanakan pembangunan pariwisata di Wakatobi adalah penyelenggaraan ‘Wakatobi Wonderful Festival and Expo 2015’.

Pembangunan ini tentunya selaras dengan pembangunan nasional dalam memperkuat jatidiri sebagai Negara maritim.

“Sebagai bentuk pembangunan ekonomi berbasis kemaritiman dan juga sekaligus pembangunan manusia dan kebudayaan, penyelenggaraan ‘Wakatobi Wonderful Festival and Expo 2015’ dinilai tepat dan stretegis,” ujarnya.

Menko PMK berpendapat, budaya masyarakat bahari memiliki karakter egaliter, berfikiran terbuka, mandiri, pekerja keras dan memiliki rasa persaudaraan yang kuat. Masyarakat Wakatobi berurat akar dari tradisi dan budaya tersebut. Dengan begitu, pembangunan wisata berbasis budaya bahari tersebut, juga akan memperkuat karakter masyarakat bahari itu sendiri.

“Dan kunci yang terpenting untuk membangun tersebut adalah rasa percaya diri. Inilah semangat Revolusi Mental. Semangat percaya diri atas potensi yang kita miliki,” tegas Menko PMK.

Untuk itu, perlu menjebol segala cara berpikir, cara kerja dan cara hidup yang menghalangi dan menghambat pembangunan nasional. Perlu juga membangun cara pikir, cara kerja, dan cara hidup untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Pada kesempatan itu Menko PMK dianugerahi gelar bangsawan “Wa Ode Puan Maharani” oleh Sulton Buton ke 40. (tety)

Leave a Comment