02/05/2026
Aktual

Menkop Pantau Penyaluran KUR di Jaksel

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga didampingi Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Kemenkop, Braman Setyo mengunjungi bank pelaksana untuk meninjau penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMK.

Ada dua bank pelaksana di Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan dikunjungi Menkop Puspayoga, yakni Kantor Cabang Bank Mandiri Melawai dan Kantor Cabang Utama BNI Melawai. Menkop juga berkesempatan berdialog dengan pimpinan bank pelaksana dan penerima KUR.

“Kita harus pantau terus bagaimana kesiapan bank pelaksana, bagaimana animo masyarakat. Kita sudah keliling Indonesia di Sumatera, Sulawesi, di Jawa,” tegas menkop, Selasa (15/9).

Puspayoga mengatakan kebijakan pemerintah yang memutuskan menurunkan bunga KUR dari 22% menjadi 12% bisa memberikan keuntungan tidak hanya kepada bank pelaksana tetapi juga menggairahkan sektor UKM di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kalau dulu UKM bayar bunga 22%, sekarang 12%. Artinya sudah ada untung 10% minimal sudah ada. Saya tanya kepada beberapa yang menerima KUR, ada warung tegal, warung padang, minimal pendapatan mereka 1,5 juta per hari dan minimal pekerja mereka 3 orang satu warung. UKM memang menjadi backbone-nya ekonomi Indonesia. Di dalam pelemahan ekonomi mereka masih survive,” katanya.

Dia yakin dengan kebijakan penurunan bunga KUR ini bisa membuat ekonomi kerakyatan kita makin bergeliat, apalagi mulai tahun depan, bunga KUR akan kembali diturunkan menjadi 9 persen. Dengan demikian menurutnya pemerintah bisa memangkas prosentase gini rasio.

“Nah inilah tujuan kita bagaimana kita bersinergi pemerintah, bank pelaksana dan tentunya para nasabah-nasabah itu, sehingga uang dari kredit yang diterima bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucap menkop. (tety)

Leave a Comment